ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Telkom dan Kemendag Persiapkan Startup Gim Lokal Raih Pasar Global

Senin, 29 Januari 2024 | 12:24 WIB
GN
GV
Penulis: Gesa Vitara Puspa Nur | Editor: GV
(Kiri-Kanan): Deputy EVP CX & Digitization, Fauzan Feisal; Senior Manager Indigo,  Patricia Eugene Gaspersz; Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag,  Miftah Farid; Chief Operation Officer Nuon Digital, Chandra Thamrin; Direktur Jenderal PEN  Kemendag, Didi Sumedi; Chief Executive Officer Nuon Digital, Aris Sudewo usai penandatanganan Berita Acara Kesepakatan di Jakarta pada Minggu, 28 Januari  2024.
(Kiri-Kanan): Deputy EVP CX & Digitization, Fauzan Feisal; Senior Manager Indigo, Patricia Eugene Gaspersz; Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag, Miftah Farid; Chief Operation Officer Nuon Digital, Chandra Thamrin; Direktur Jenderal PEN Kemendag, Didi Sumedi; Chief Executive Officer Nuon Digital, Aris Sudewo usai penandatanganan Berita Acara Kesepakatan di Jakarta pada Minggu, 28 Januari 2024. (Telkom/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Guna mempercepat pengembangan industri gim nasional dan mempersiapkan lebih banyak startup gim meraih pasar dunia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Indigo dan Nuon Digital Indonesia (Nuon) berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Ditjen PEN Kemendag). Kolaborasi ketiga pihak ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan (BAK) sebagai awal dari upaya meningkatkan kapasitas, kualitas, dan daya saing pelaku industri gim  nasional di pasar domestik maupun Internasional.  

“Telkom sangat bersemangat membantu startup gim Indonesia untuk menjadi salah satu yang  terbaik di industri gim. Adanya bidang ekspor jasa dan produk kreatif di Kemendag juga menjadi booster energi bagi kami untuk membangun ekosistem di industri gim sehingga para pelaku di  industri ini semakin siap menembus pasar dunia,” kata Deputy EVP CX & Digitization Telkom, Fauzan Feisal. 

Dalam kolaborasi ini, Telkom melalui Indigo berperan utama dalam melakukan inkubasi bagi  startup digital dan pengembang gim. Inkubasi tersebut meliputi pendanaan, bimbingan,  mentoring, fasilitas, dan akses modal bagi startup gim lokal yang terpilih oleh Indigo. Sementara  itu, Nuon, anak perusahaan Telkom yang bergerak di bidang konten hiburan digital, bersama  dengan Ditjen PEN Kemendag berperan dalam mempromosikan produk dan profil para startup melalui platform Ina Digi Export, termasuk mempromosikan industri gim Indonesia ke  mancanegara melalui negara-negara perwakilan perdagangan yang dimiliki oleh Kemendag. 

ADVERTISEMENT

“Lewat kerja sama bersama Indigo dan Kemendag, kami berharap bisa meningkatkan kapabilitas studio gim di Indonesia sehingga tidak hanya meraih pasar lokal, tetapi bisa masuk ke pasar regional dan pasar global. Mudah-mudahan rencana kerja yang telah disusun bisa kita lakukan  dan dimudahkan,” ucap Direktur Utama Nuon Digital Indonesia, Aris Sudewo. 

Berdasarkan data Fortune Business Insight, nilai pasar gim global tahun 2022 sebesar US$249,55 miliar. Di 2023, angka tersebut tumbuh 12,9 persen menjadi US$281,77 miliar dan diprediksi untuk  terus meningkat pada 2030 hingga US$665,77 miliar. Selain itu, berdasarkan data Virtual SEA,  Indonesia merupakan penyumbang gim terbanyak di platform Steam se-Asia Tenggara pada  Januari 2024. Sebanyak 256 gim telah dibuat oleh pengembang tanah air. 

Pelaku gim Indonesia diharapkan tidak kehilangan peluang dengan terus meningkatkan kualitas  dan daya saing untuk merebut pasar. Direktur Jenderal PEN Kemendag Didi Sumedi pun  menyebut industri gim harus inovatif adaptif dengan situasi pasar.

 “Sama seperti produk fisik  lainnya, industri gim harus bisa berinovasi sehingga adaptif dengan situasi pasar. Kita harus bisa  menuangkan sesuatu yang tidak ada di negara-negara lain. Misalnya mengangkat cerita-cerita  kearifan lokal kita yang sangat banyak ke dalam gim,” kata Didi.

Sejak didirikan pada tahun 2013, program Indigo telah menginkubasi dan mengakselerasi lebih dari 200 startup digital, 17 di antaranya merupakan pengembang gim lokal  yang ada di Indonesia. Melalui program Indigo, Telkom telah membuktikan diri sebagai bagian  dari industri gim lokal yang memberikan kontribusi bagi PDB maupun lapangan pekerja di Indonesia. 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis untuk Perkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center

TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis untuk Perkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center

EKONOMI
TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity lewat Data Center

TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity lewat Data Center

EKONOMI
Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan

Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan

EKONOMI
CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Idulfitri

CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Idulfitri

EKONOMI
Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

Mitratel dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia

EKONOMI
Finnet dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan bagi Pekerja Migran Indonesia

Finnet dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan bagi Pekerja Migran Indonesia

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT