ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Mahfud MD Mundur dari Kabinet, PSI: Motif Elektoral Bukan Etis

Kamis, 1 Februari 2024 | 12:08 WIB
AD
AD
Penulis: Alfi Dinilhaq | Editor: AD
Andy Budiman
Andy Budiman (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menanggapi kabar mundurnya Menko Polhukam Mahfud MD dari Kabinet Indonesia Maju.

Wakil Ketua Umum PSI Andy Budiman menyebut motif mundurnya Mahfud MD lantaran soal politis dan bukan hal etis.

"Soal keputusan mundur ini, kami melihat karena dasar motif politik elektoral dan bukan pertimbangan etis," ucap Andi saat dikonfirmasi Beritasatu.com Kamis (1/2/2024).

Andy menambahkan bahwa ia mengenal sosok Mahfud MD sebagai tokoh yang berani dan jujur.

ADVERTISEMENT

"Kita selalu respek kepada Pak Mahfud," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kalau keputusan Mahfud untuk keluar kabinet merupakan keputusan etis, lalu kenapa tak langsung mundur sejak awal.

"Kami menilai keputusan mundur ini sangat terlambat. Kami khawatir keputusan mendadak ini membuat tugas kementerian menjadi terbangkalai," papar Andy.

Namun, PSI menghargai keputusan Mahfud MD dan juga menegaskan bahwa tak ada kewajiban konstitusional untuk mundur jadi menteri.

"Kami menghargai pilihan politik Pak Mahfud. Tapi ini soal politik semata, bukan soal etik dan konstitusi," ujar Andy.

Sebelumnya, Mahfud MD mengumumkan akan mengundurkan diri dari kabinet Presiden Jokowi.

Mahfud memaparkan, relasi presiden dengan menteri didasari rasa saling menghormati. Terkait hal itu, dia mengaku akan mengundurkan diri secara baik-baik sebagai menkopolhukam.

"Hari ini saya sudah membawa surat untuk disampaikan ke presiden langsung, tentang masa depan politik saya. Surat ini akan disampaikan begitu saya mendapat jadwal ketemu dengan presiden, tetapi saya bawa terus karena memang surat ini begitu saya diberi waktu, saya langsung sampaikan surat ini," kata Mahfud di Lampung, Rabu (31/1/2024).

Jokowi merespons pernyataan Mahfud MD yang ingin mundur dan akan menghargai keputusan mantan Ketua MK itu.

"Ya itu hak dan saya sangat menghargai sekali," ungkap Jokowi kepada wartawan saat kunjungan kerja di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (1/2/2024).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon