Panglima Evaluasi Pergudangan Amunisi Kedaluwarsa TNI AD
Minggu, 31 Maret 2024 | 13:44 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan akan melakukan evaluasi proses penyimpanan amunisi kedaluwarsa menyusul ledakan dan kebakaran di Gudang Munisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya, Ciangsana, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (30/3/2024) malam.
Agus menjelaskan amunisi-amunisi yang disimpan di Gudmurah merupakan bekas pakai atau telah kedaluwarsa karena berusia lebih 10 tahun. Rencananya, amunisi tersebut akan diledakkan, tetapi masih menunggu proses verifikasi dari Pangdam Jaya.
“Tentunya dengan kejadian ini kita akan mengevaluasi, apabila amunisi sudah terkumpul, sistem pemeriksaan akan lebih cepat dan segera kita disposal (ledakkan),” kata Agus ketika meninjau lokasi kebakaran, Minggu (31/3/2024).
Ke depan, tahapan verifikasi amunisi bekas akan dipercepat sehingga tidak terjadi hal serupa. “Ini kan kita sedang menunggu tahapan itu, tetapi sebelum waktunya sudah meledak karena itu sensitif. Nanti secepatnya, apabila sudah terkumpul, segera diperiksa lalu disposal,” kata Agus.
Gudmurah Kodam Jaya menyimpan sekitar 65 juta ton amunisi yang terdiri dari munisi kaliber besar (MKB) dan munisi kaliber kecil (MKB).
Agus mengatakan amunisi tersebut telah disimpan sesuai standar keamanan tinggi. “Kita punya SOP (standard operating procedure) penggudangan dilakukan di bawah tanah, kemudian ada tanggul, dan jauh dari permukiman masyarakat,” kata Agus.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




