ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Swasembada Pangan, Sakti Wahyu Trenggono Targetkan Budidaya Udang 2.000 Hektare

Senin, 21 Oktober 2024 | 16:47 WIB
Z
DM
Penulis: Zhulfakar | Editor: DM
Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono (tengah) dalam konferensi pers di kantor Kementerian KPP, Jakarta Pusat pada Senin, 21 Oktober 2024.
Menteri Kelautan dan Perikanan Wahyu Sakti Trenggono (tengah) dalam konferensi pers di kantor Kementerian KPP, Jakarta Pusat pada Senin, 21 Oktober 2024. (Beritasatu.com/Zhulfakar)

Jakarta, Beritasatu.com - Sakti Wahyu Trenggono masih dipercaya Presiden Prabowo Subianto untuk mengisi kursi menteri di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Kabinet Merah Putih. Sakti mengungkapkan target KKP ke depan dalam menyukseskan program pemerintahan Prabowo dalam bidang swasembada pangan.

"Kaitannya kontributor kita terhadap lumbung pangan atau terkait dengan kebijakan dengan lumbung pangan itu jelas. Kita di Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah melakukan pembangunan 2.000 hektare tambang udang," tuturnya kepada awak media dalam konferensi pers di kantor Kementerian KPP, Jakarta Pusat pada Senin (21/10/2024).

Sakti menjelaskan pembangunan modeling budi daya udang terintegrasi itu akan dilakukan di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Lokasi tersebut dipilih karena merupakan kawasan pesisir yang tidak produktif, tetapi sangat sesuai untuk pengembangan budi daya udang modern.

ADVERTISEMENT

Dia berkomitmen akan langsung melaksanakan program tersebut. Bahkan dia langsung menujuk dirjen budi daya untuk segera beraksi.

"Setelah dilantik ini harapan saya Pak Dirjen Budi daya segera untuk kick off. Jadi untuk meningkatkan ketahanan pangan atau kesediaan pangan itu satu-satunya cara supaya sustain itu dari budi daya," ungkapnya.

Program ini ditargetkan akan menghasilkan investasi sebesar Rp 7,5 triliun. Selain itu, harapannya dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk 4.730 orang.

Sakti menjelaskan upaya peningkatan budi daya ini adalah instruksi langsung dari Presiden Prabowo. Dia mengungkapkan KPP akan berkomitmen untuk mewujudkan target Prabowo mengenai swasembada pangan bagi Indonesia.

"Presiden mengatakan jangan hanya di situ saja, dia bilang di daerah lain dong, tolong cari. Langsung nanti kita siapkan. Saya katakan metodenya bisa beberapa cara. Salah satunya intervensi negara. Pemerintah yang membangun all out semuanya sampai jadi. Begitu jadi, kemudian dilepas ke publik," tuturnya.

Sebelumnya, saat pidato perdana setelah dilantik menjadi presiden di gedung MPR pada Minggu (20/10/2024), Prabowo menyampaikan target pemerintah ke depan, yaitu mencapai swasembada pangan pada periode empat sampai lima tahun ke depan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon