Kepala Bappenas: Asta Cita Jadi Prioritas Nasional RPJMN 2025-2029
Kamis, 13 Maret 2025 | 12:08 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2025-2029 mengikuti visi-misi Presiden Prabowo Subianto, yakni "Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045" yang tertuang dalam Asta Cita.
Rachmat menuturkan, visi tersebut berarti bahwa pembangunan membutuhkan kerja sama seluruh putra-putri terbaik bangsa dengan persamaan tekad, berdasarkan fondasi yang telah dibangun oleh pemerintah sebelumnya untuk mewujudkan Indonesia setara dengan negara maju pada tahun 2045.
"Visi ini dicapai melalui delapan misi presiden yang dituangkan dalam delapan Asta Cita yang selanjutnya ditetapkan sebagai prioritas nasional dalam RPJMN," kata Kepala Bappenas Rachmat Pambudy saat menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi XI di gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (13/3/2025).
Kemudian, ia mengatakan pemerintah telah mendesain tata kelola pelaksanaan pembangunan, terutama pengendalian pembangunan secara terpadu menggunakan pendekatan manajemen risiko pembangunan nasional.
RPJMN diarahkan untuk mencapai beberapa sasaran pembangunan, di antaranya yaitu penurunan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), pertumbuhan ekonomi tinggi berkelanjutan, serta diperkuat dengan sasaran pada aspek politik luar negeri dan lingkungan.
"Prioritas nasional juga memuat 17 program prioritas presiden yang mencakup rencana pembangunan di berbagai sektor, serta langkah-langkah berupa program hasil terbaik cepat atau quick wins," tuturnya.
Rachmat menegaskan, keseluruhan upaya tersebut diformulasikan untuk menjawab permasalahan serta tantangan utama secara cepat, tepat dan terukur guna menciptakan struktur yang kokoh dalam penunjang pelaksanaan berbagai program pembangunan nasional.
Kemudian, kata Rachmat, RPJMN 2025-2029 menitikberatkan secara khusus pada trisula pembangunan, yakni mencapai pertumbuhan tinggi berkelanjutan, menurunkan tingkat kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Dengan penekanan pada ketiga strategi utama tersebut menjadi kunci keberhasilan pencapaian sasaran pembangunan jangka menengah dan fondasi bagi pembangunan jangka panjang nasional selanjutnya," tegasnya.
"Fondasi pembangunan bertumpu pada stabilitas, hukum, pemerintahan, digital, dan reformasi birokrasi," tambahnya.
Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menuturkan, RPJMN 2025-2029 yang didasari oleh delapan Asta Cita itu akan menjadi acuan utama bagi berbagai pemangku kepentingan pembangunan, termasuk stakeholders seperti swasta, BUMN, dan masyarakat untuk mendorong partisipasi pembangunan secara meluas dan inklusif.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




