38 Biksu Thailand Tiba di Pamanukan dalam Perjalanan Thudong
Kamis, 24 April 2025 | 00:04 WIB
Subang, Beritasatu.com - Sebanyak 38 biksu Bhante asal Thailand yang melakukan perjalanan spiritual Thudong dengan berjalan kaki menuju Candi Borobudur tiba di Jalan Raya Pantura, Pamanukan, Subang, Jawa Barat, pada Rabu (23/4/2025). Sebelumnya, mereka telah menempuh perjalanan dari Karawang, Jawa Barat.
Setibanya di Pamanukan, para biksu langsung menuju Aula Vihara Sila Persada Pamanukan untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan mereka pada keesokan harinya.
Kedatangan para biksu ini mendapat pengawalan dari pihak kepolisian dan disambut meriah, tidak hanya oleh umat Buddha setempat, tetapi juga oleh masyarakat lintas agama, sebagai simbol kuatnya toleransi beragama di Indonesia.
Perjalanan ini merupakan bagian dari tradisi suci umat Buddha yang dikenal sebagai Thudong, yaitu ritual ziarah spiritual yang dilakukan dengan berjalan kaki dari negara asal menuju tempat suci. Tujuan akhir perjalanan mereka adalah Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.
Para biksu memulai perjalanan mereka pada Februari 2025 dari Thailand dan telah melintasi berbagai negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, hingga akhirnya tiba di Indonesia.
Sebelum beristirahat, para biksu juga menyerahkan plakat penghargaan kepada Pemerintah Kecamatan Pamanukan sebagai wujud apresiasi atas dukungan dan toleransi antarumat beragama.
Selanjutnya, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Indramayu, Jawa Barat, pada Kamis pagi.
"Hari ini mereka beristirahat di Vihara Pamanukan. Kami telah menyiapkan kebutuhan mereka selama beristirahat, dan besok pagi mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Losarang, Indramayu. Sebelumnya, kami dari berbagai golongan agama bergotong-royong menyiapkan tempat ini untuk menyambut acara Thudong 2025," ujar Romo Vihara Sila Persada Pamanukan, Romo Yasmanto.
Menurut Biksu asal Malaysia, Bhante Beng'an, ia merasa terkesan dengan kebaikan dan keramahan warga Indonesia yang selalu menyambut mereka di sepanjang jalan yang dilalui. Ia juga menyatakan perayaan ini membawa kedamaian.
"Kami berharap perayaan Waisak kali ini membawa kedamaian bagi bangsa, memulihkan ekonomi Indonesia, dan semoga berkah serta cahaya Waisak 2025 memberikan penerangan bagi seluruh makhluk," ujar Bhante Beng'an penuh harapan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




