Ditanya soal Reshuffle, Hasan Nasbi Sebut Bunga Demokrasi
Selasa, 3 Juni 2025 | 14:56 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Kinerja pemerintah memang terus disorot oleh banyak kalangan. Bahkan, beberapa orang menyuarakan perlunya dilakukan reshuffle Kabinet Merah Putih.
Kepala Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menyebut, semua informasi di luar terkait dengan reshuffle Kabinet Merah Putih tentunya masih berupa spekulasi. Dia menambahkan, reshuffle bisa dilakukan kapan pun presiden mau.
"Tapi selama tidak diumumkan presiden maka tidak ada. Presiden punya penilaian meyeluruh, hanya presiden yang tahu," kata dia di kantor Komunikasi Kepresidenan seperti dikutip dari Youtube Beritasatu.com, Selasa (3/6/2025).
Dia melanjutkan, isu reshuffle saat ini hanyalah bagian dari upaya beberapa pihak untuk nebak-nebak atau menyalurkan asprirasi mereka. "Suara-suara di luar anggap saja sebagai bunga demokrasi," tambahnya.
Meski begitu dia kembali menegaskan jika reshuffle bisa saja terjadi sewaktu-waktu, apalagi Presiden Prabowo sendiri sudah memberikan warningnya. "Kalau tidak bisa mengikuti tugas mandat atau tidak bisa menjalankan pemerintahan yang bersih, sebaiknya undur diri," tuturnya.
Isu reshuffle kabinet memang tengah jadi sorotan. Analis komunikasi politik Hendri Satrio pun menyebut reshuffle kali ini bakal kembali menyasar menteri yang membuat gaduh.
Alasannya, Prabowo dianggap enggan memberi toleransi kepada menterinya yang berpotensi mengganggu pemerintahannya. Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio lantas mencontohkan kasus pergantian Satryo Brodjonegoro dari posisi menteri pendidikan tinggi, sains, dan teknologi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




