Sufmi Dasco: Pemerintah Sudah Tetapkan Target Pemindahan ke IKN
Senin, 21 Juli 2025 | 13:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memastikan pemerintah telah menetapkan target-target strategis terkait pembangunan dan kesiapan pemindahan ibu kota negara ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Menurut Dasco, pembangunan IKN telah berjalan sesuai dengan kerangka hukum dan rencana anggaran yang sudah ditetapkan melalui undang-undang.
"Kalau kita lihat di lapangan, pembangunan berjalan sesuai anggaran yang dialokasikan pemerintah," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (21/7/2025).
Ia menegaskan, proses pembangunan IKN sangat bergantung pada ketersediaan anggaran negara. Karena itu, menurutnya, wajar jika percepatan pembangunan atau perpindahan dilakukan secara bertahap, mengikuti kesiapan keuangan negara.
"Saya belum tahu, apakah di tahun 2026 nanti anggarannya akan bertambah atau tidak. Tapi pemerintah sudah punya target kapan pemindahan dimulai. Kita ikuti saja," ujar politisi Gerindra itu.
Nasdem Usul Pemindahan Dimulai dari Wapres
Sebelumnya, Partai Nasdem menyarankan agar proses pemindahan pusat pemerintahan ke IKN dimulai dari wakil presiden (wapres).
Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Saan Mustopa mengatakan, wapres sebaiknya mulai berkantor di IKN, mengingat sebagian infrastruktur strategis telah selesai dibangun.
"Memfungsikan IKN secara bertahap bisa dimulai dengan menempatkan wakil presiden dan beberapa kementerian atau lembaga prioritas di sana," kata Saan dalam pernyataan di Kantor DPP NasDem, Jumat (18/7/2025).
Ia menambahkan, pemerintah sebaiknya segera menerbitkan Keputusan Presiden tentang pengalihan ibu kota negara sebagai langkah hukum dan administratif atas mega proyek yang telah menelan anggaran ratusan triliun rupiah tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




