Prabowo Resmikan Institut Neurosains Nasional dan Gedung Baru RS PON
Selasa, 26 Agustus 2025 | 20:35 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Prabowo Subianto meresmikan gedung layanan terpadu dan Institut Neurosains Nasional (INN) Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Mahar Mardjono Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Peresmian ditandai dengan penekanan sirine dan penandatangan prasasti. Prabowo mengatakan RS PON tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan saja, tetapi menjadi pusat pendidikan dan penelitian khususnya bagi dokter spesialis otak dan syaraf.
"Rumah sakit ini bukan hanya tempat layanan, tetapi juga pusat pendidikan dan penelitian untuk dokter spesialis di bidang saraf dan otak. Kita yakin bahwa rumah sakit ini, pusat penelitian ini, bisa menjadi center of excellent," ucapnya.
Prabowo mengaku terkesan dengan RS PON karena memiliki tenaga medis yang ahli serta fasilitas kesehatan yang canggih dan tidak kalah dengan pusat kesehatan terbaik di dunia.
"Saya tadi keliling melihat rumah sakit ini, sekarang secara fisik, secara alat dan secara spesialis ahli-ahli, sudah tidak kalah dengan rumah sakit yang terbaik di luar negeri," ujarnya
Prabowo pun mengapresiasi kemampuan RS PON yang telah menguasai teknologi tinggi dalam bidang kedokteran otak dan saraf sehingga mampu melakukan operasi tumor otak, penanganan Alzheimer, Parkinson hingga terapi stroke.
“Hari ini saya sangat bangga rumah sakit yang sangat canggih mampu sudah operasi tumor otak, mampu juga menghadapi alzheimer, parkinson, mengatasi strok dan terapi untuk strok dengan alat-alat yang paling baik,” tutupnya.
Lebih lanjut, Prabowo mengatakan pemerintah akan terus berkomitmen menghadirkan pelayananan kesehatan yang terbaik kepada mayarakat.
“Karena kesehatan dan pendidikan adalah bagian dari kesejahteraan yang merupakan hak seluruh rakyat Indonesia, termasuk yang paling miskin dan tinggal yang paling terpencil berhak mendapat pelayanan kesehatan yang terbaik,” tutupnya.
Sebagai informasi, RS PON sebagai pusat rujukan nasional pada bidang otak dan syaraf. Pembangunan fasilitas baru ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas layanan RS PON dalam menangani penyakit saraf, sekaligus menjadi pusat pendidikan dan riset neurosains bertaraf internasional.
Gedung baru terdiri dari tiga gedung utama dengan fasilitas ruangan IGD, SCU, HCU, ICU, radioterapi LINAC dan CT simulator. Gedung tersebut dibangun dengan pendanaan berasal dari APBN, SMI, dan badan layanan umum (BLU).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




