ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Perjalanan Karier Dahnil Anzar Menuju Kursi Wamen Haji dan Umrah

Kamis, 18 September 2025 | 17:55 WIB
BR
TE
Penulis: Bipasha Bilbina Rislam | Editor: TCE
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak. (Beritasatu.com/Ricki Putra Harahap)

Jakarta, Beritasatu.com – Dahnil Anzar Simanjuntak adalah sosok publik yang kini menjabat sebagai wakil menteri haji dan umrah dalam Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

Ia resmi dilantik pada Senin (8/9/2025), bertepatan dengan pembentukan Kementerian Haji dan Umrah yang merupakan transformasi dari Badan Penyelenggara Haji dan Umrah.

Penunjukan ini semakin mempertegas kiprah Dahnil sebagai figur penting dalam pemerintahan setelah sebelumnya dikenal luas sebagai aktivis, akademisi, sekaligus politisi Partai Gerindra.

Lantas, bagaimana sosok Dahnil Anzar Simanjuntak? Berikut ini profil dan perjalanan kariernya.

ADVERTISEMENT

Profil Dahnil Anzar Simanjuntak

Dahnil Anzar Simanjuntak lahir pada 10 April 1982 di Desa Salahaji, Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Masa kecilnya banyak diwarnai perpindahan tempat tinggal, mulai dari Kuala Simpang di Aceh Tamiang, kemudian ke Sibolga, hingga akhirnya menetap di Tangerang bersama keluarga.

Perjalanan hidup lintas daerah inilah yang membentuk kepribadiannya sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Dalam hal pendidikan, Dahnil menempuh jalur akademik yang konsisten dan kuat. Ia meraih gelar S-1 akuntansi publik di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta, kemudian melanjutkan studi S-2 perencanaan dan kebijakan publik di Universitas Indonesia dengan fokus pada desentralisasi keuangan pusat dan daerah.

Pendidikan tertingginya ditempuh di Universitas Diponegoro, Semarang, dengan berhasil menyelesaikan program doktor ilmu ekonomi pada 2018. Latar belakang akademik ini membentuk fondasi pemikirannya yang kritis dalam isu-isu ekonomi, keuangan publik, serta kebijakan sosial.

Sebelum terjun ke dunia politik, Dahnil Anzar Simanjuntak dikenal sebagai akademisi. Ia mengajar sebagai dosen di Universitas Muhammadiyah Tangerang dan kemudian menjadi dosen PNS di Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten.

Dari dunia kampus, dia aktif menulis dan berdiskusi tentang ekonomi rakyat, transparansi anggaran, hingga pemberantasan korupsi. Kiprahnya juga terlihat dalam organisasi kepemudaan dan masyarakat.

Pada 2014, Dahnil terpilih sebagai ketua umum Pemuda Muhammadiyah periode 2014–2018. Dalam kepemimpinannya, dia menekankan peran pemuda sebagai agen perubahan sosial sekaligus motor pembangunan bangsa.

Tidak hanya di tingkat nasional, Dahnil juga dipercaya memimpin organisasi internasional lintas agama sebagai presiden Religion for Peace Asia and Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN), yang berfokus pada dialog antarumat beragama untuk mewujudkan perdamaian.

Perjalanan Politik Dahnil Anzar Simanjuntak

Karier politik Dahnil dimulai saat bergabung dengan Partai Gerindra pada sekitar 2019. Ia kemudian dipercaya menjadi koordinator juru bicara badan pemenangan nasional Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

Dari peran tersebut, namanya semakin dikenal publik berkat retorikanya yang tajam, lugas, sekaligus akademis, sehingga dia dianggap sebagai salah satu figur penting di lingkaran Prabowo Subianto.

Setelah pemilu, Dahnil diangkat sebagai staf khusus menteri pertahanan di Kementerian Pertahanan. Tugas utamanya adalah mengelola komunikasi publik, isu sosial-ekonomi, serta menjalin hubungan antarlembaga.

Dari posisi ini, dia semakin dekat dengan lingkar kekuasaan hingga akhirnya dipercaya mengemban jabatan wakil menteri haji dan umrah, mendampingi Mochamad Irfan Yusuf.

Dahnil mengemban mandat untuk mewujudkan tata kelola haji dan umrah yang lebih transparan, efisien, serta berorientasi pada pelayanan jemaah.

Sebagai wakil menteri, Dahnil berperan sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah dengan aspirasi masyarakat. Dengan latar belakang akademik dan aktivisme yang kuat, dia diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperkaya strategi pelayanan ibadah haji dan umrah di masa mendatang.

Kekayaan dan Aset Dahnil Anzar Simanjuntak

Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Dahnil Anzar Simanjuntak memiliki aset berupa tanah, bangunan, kendaraan, dan tabungan. Namun, total kekayaannya tergolong moderat dibandingkan dengan pejabat negara lainnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Wamenhaj Ajak Umat Hormati Perbedaan Lebaran dan Perkuat Persatuan

Wamenhaj Ajak Umat Hormati Perbedaan Lebaran dan Perkuat Persatuan

NASIONAL
Pemerintah Siapkan Skenario Ubah Rute hingga Tunda Keberangkatan Haji

Pemerintah Siapkan Skenario Ubah Rute hingga Tunda Keberangkatan Haji

NASIONAL
Keberangkatan Jemaah Umrah dari RI Menurun Imbas Perang Timur Tengah

Keberangkatan Jemaah Umrah dari RI Menurun Imbas Perang Timur Tengah

NASIONAL
Wamenhaj Dahnil Sebut Persiapan Haji 2026 Masuki Tahap Akhir

Wamenhaj Dahnil Sebut Persiapan Haji 2026 Masuki Tahap Akhir

NASIONAL
Pesawat Garuda di Asrama Haji Bentuk Penghormatan Prabowo untuk Aceh

Pesawat Garuda di Asrama Haji Bentuk Penghormatan Prabowo untuk Aceh

NASIONAL
Wamenhaj: Kampung Saya Sibolga-Tapteng Terisolasi, Bantuan Sulit Masuk

Wamenhaj: Kampung Saya Sibolga-Tapteng Terisolasi, Bantuan Sulit Masuk

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT