Pesawat Garuda di Asrama Haji Bentuk Penghormatan Prabowo untuk Aceh
Senin, 16 Februari 2026 | 12:51 WIB
Banda Aceh, Beritasatu.com - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan pesawat Garuda Indonesia yang ditempatkan di Asrama Haji Embarkasi Aceh, sebagai bentuk penghormatan Presiden Prabowo untuk masyarakat Aceh.
"Ini adalah bentuk penghormatan terhadap masyarakat Aceh dari Presiden Prabowo. Itu catatan terpentingnya," kata Dahnil dikutip dari Antara, Senin (16/2/2026).
Dia mengatakan hal itu setelah melaksanakan peresmian pesawat sumbangan Garuda Indonesia dan gedung di Asrama Haji Embarkasi Aceh di Banda Aceh, Minggu (15/2/2026).
Kemenhaj atas kerja sama dengan PT Garuda Indonesia telah menghadirkan pesawat utuh di halaman Asrama Haji Embarkasi Aceh.
Kehadiran pesawat Boeing 737 milik PT Garuda Indonesia (bekas pesawat Citilink) itu sebagai upaya untuk memudahkan edukasi atau manasik kepada calon jamaah haji maupun umrah asal Aceh.
Dia mengatakan pesawat yang dihadirkan untuk Asrama Haji Aceh ini bukan replika, melainkan memang badan pesawat utuh, dan hal ini menjadi yang pertama di Indonesia.
"Di Indonesia (asrama haji) belum ada pesawat utuh seperti ini, yang ada mockup (replika). Ini bukan mockup. Saya memang minta mockup, tetapi yang dikasih Garuda pesawat utuh," ujarnya.
Ia menjelaskan dalam sejarahnya, pesawat pertama Indonesia atau Garuda itu dari Aceh, yakni bernama pesawat Seulawah yang merupakan hasil sumbangan masyarakat Aceh untuk Indonesia.
"Ini simbol penghormatan pemerintah pusat kepada masyarakat Aceh. Presiden ingin memberikan kemudahan kepada jemaah umrah dan haji di Aceh," katanya.
Selain itu, Dahnil ikut menjelaskan perihal rencana pembangunan kampung haji Indonesia di Makkah, Arab Saudi, dan sejarahnya juga belajar dari masyarakat Aceh.
Ia menjelaskan seorang tokoh yang dikenal sebagai Habib Bugak Al-Asyi pernah membangun kampung haji dan hingga sekarang memberikan manfaat untuk masyarakat Aceh.
Oleh karena itu, Presiden Prabowo sudah memulai membangun kampung haji di Mekkah dengan mengakuisisi aset perhotelan Novotel. Prosesnya telah dilaksanakan secara perlahan.
"Nah, itu akan dimulai perlahan-lahan, dan mudah-mudahan itu jadi legasi Pak Presiden Prabowo untuk seluruh jemaah haji Indonesia, seperti apa yang pernah dilakukan oleh Habib Bugak dahulu," pungkas Dahnil.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Pendakian Gunung Gede Pangrango Dibuka Lagi pada 13 April 2026




