ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

1 Tahun Prabowo-Gibran: Oktober 2024 Retret di Magelang

Senin, 13 Oktober 2025 | 15:24 WIB
TL
TE
Penulis: Trianna Sampe Litha | Editor: TCE
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin kegiatan latihan baris berbaris yang diikuti para anggota Kabinet Merah Putih di lapangan Sapta Marga, Akmil, Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Jumat, 25 Oktober 2024.
Presiden Prabowo Subianto saat memimpin kegiatan latihan baris berbaris yang diikuti para anggota Kabinet Merah Putih di lapangan Sapta Marga, Akmil, Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Jumat, 25 Oktober 2024. (Kantor Staf Kepresidenan)

Jakarta, Beritasatu.com - Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama jajaran Kabinet Merah Putih menjelang 1 tahun masa pemerintahan diwarnai berbagai dinamika politik, ekonomi, sosial, hingga diplomasi yang menarik perhatian publik.

Sebelum memulai masa pemerintahannya, Presiden Prabowo Subianto menggagas sebuah kegiatan yang belum pernah dilakukan pemerintahan sebelumnya. Kegiatan itu berbentuk retret yang melibatkan seluruh anggota Kabinet Merah Putih, termasuk Wakil Presiden Gibran.

Prabowo menggelar retret bagi menteri dan wakil menteri di Akademi Militer Magelang pada 24–27 Oktober 2024. Kegiatan ini bertujuan mempererat kolaborasi dan memperkuat koordinasi lintas kementerian di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

ADVERTISEMENT

Selama 3 hari, anggota Kabinet Merah Putih mendapatkan pembekalan materi mengenai pencegahan korupsi, hilirisasi industri, pertumbuhan ekonomi, dan reformasi birokrasi.

Selain itu, kegiatan seperti sarapan bersama, senam pagi, dan latihan baris-berbaris turut dilakukan sebagai bentuk kebersamaan dan kedisiplinan.

Retret menteri yang digelar di Magelang ini, merupakan kegiatan pertama kali diadakan dan belum pernah dilakukan pada periode pemerintahan sebelumnya.

Adapun alasan utama pelaksanaan retreat Kabinet Merah Putih, yakni untuk menyatukan visi, memperkuat koordinasi dan menumbuhkan semangat kebersamaan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.

Sejumlah menteri menilai retret tersebut merupakan langkah yang efektif dalam menyamakan frekuensi kerja dan mempercepat sinergi antar kementerian.

Di samping itu, retret ini juga menjadi bentuk shock therapy bagi menteri untuk memperkuat disiplin dan tanggung jawab melalui latihan fisik.

Melalui retret tersebut diharapkan para menteri dapat memperkuat efektivitas kerja kabinet sekaligus memperkuat langkah menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

Sebelum melaksanakan retret, Prabowo–Gibran juga menghadapi sejumlah tantangan yang menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan pada masa mendatang.

Tantangan-tantangan tersebut menjadi bagian penting dalam mengukur efektivitas kebijakan dan arah pembangunan nasional ke depan.

Momentum pelantikan sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia pun menjadi titik awal bagi keduanya untuk mulai mewujudkan hasil evaluasi tersebut dalam program kerja nyata.

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka secara resmi dilantik sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia periode 2024–2029.

Prosesi pelantikan berlangsung dalam sidang paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) di Gedung Nusantara, kompleks MPR/DPR/DPD, Jakarta, pada Minggu (20/10/2024).

Pembentukan Kabinet Merah Putih

Setelah resmi dilantik, Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran mengumumkan susunan kabinet pemerintahan yang dinamakan Kabinet Merah Putih, pada Minggu (20/10/2024) malam di Istana Kepresidenan Jakarta. Kabinet ini bertugas selama 5 tahun.

Dalam kabinet tersebut, Presiden Prabowo menunjuk 48 menteri, 59 wakil menteri, dan lima pejabat non-kementerian koordinator. Seluruh pejabat dilantik secara resmi pada Senin (21/10/2024) di Istana Kepresidenan Jakarta.

Pembentukan kabinet ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan visi pemerintahan yang solid, efektif, dan berorientasi hasil.

Program 3 Juta Rumah

Salah satu program prioritas Presiden Prabowo adalah program 3 juta rumah yang dikelola oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Program ini bertujuan menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Namun, efisiensi anggaran di berbagai sektor membuat pembangunan 3 juta unit rumah belum dapat terealisasi penuh pada 2025.

Meski demikian, Presiden Prabowo tetap menunjukkan komitmennya dengan meresmikan akad massal 26.000 unit kredit pemilikan rumah (KPR) fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Kabupaten Bogor, pada Senin (29/9/2025).

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Arah Baru Pembangunan Infrastruktur Era Pemerintahan Prabowo

Arah Baru Pembangunan Infrastruktur Era Pemerintahan Prabowo

NASIONAL
Survei Indikator: 77 Persen Publik Cukup Puas dengan Kinerja Prabowo

Survei Indikator: 77 Persen Publik Cukup Puas dengan Kinerja Prabowo

NASIONAL
1 Tahun Prabowo: 38,8 Persen Publik Nilai Ekonomi Rumah Tangga Membaik

1 Tahun Prabowo: 38,8 Persen Publik Nilai Ekonomi Rumah Tangga Membaik

EKONOMI
Purbaya Ungkap 1 Tahun Prabowo Timbulkan Optimisme

Purbaya Ungkap 1 Tahun Prabowo Timbulkan Optimisme

EKONOMI
Luhut Komentari Ekonomi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto

Luhut Komentari Ekonomi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Subianto

EKONOMI
Isu Politik–Hukum Sepekan: 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Isu Politik–Hukum Sepekan: 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon