Pesan Terakhir Try Sutrisno: Jaga UUD 1945 dan Pancasila
Senin, 2 Maret 2026 | 17:09 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkap pesan penting yang disampaikan Try Sutrisno sebelum meninggal dunia pada Senin (2/3/2026).
Wakil Presiden keenam RI itu berpesan agar pemerintah dan seluruh elemen bangsa menjaga serta menegakkan konstitusi demi keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Prasetyo Hadi mengatakan, almarhum menekankan pentingnya menjaga Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila sebagai fondasi negara.
"Kebetulan kami juga berkomunikasi dengan beliau. Amanat beliau adalah untuk kita menjaga Undang-Undang Dasar 1945 dan menjaga Pancasila," ucap Prasetyo di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Menurut Prasetyo, Try Sutrisno juga menyerukan agar seluruh elemen bangsa, termasuk generasi muda, terus bersatu dalam mengisi kemerdekaan. Ia menilai persatuan menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa ke depan.
Prasetyo menyebut Try Sutrisno sebagai salah satu putra terbaik bangsa yang telah memberikan kontribusi besar bagi Indonesia. Keteladanan dan semangat pengabdian almarhum diharapkan dapat diteruskan oleh seluruh rakyat Indonesia.
Try Sutrisno meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto pada Senin pagi dalam usia 90 tahun. Setelah disalatkan di Masjid Sunda Kelapa, jenazah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Prosesi pemakaman dilakukan dengan upacara militer dan dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara.
Sebagai informasi, Try Sutrisno menjabat sebagai wakil presiden RI periode 1993–1998 mendampingi Presiden Soeharto. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai kepala staf angkatan darat (1986–1988) dan panglima ABRI (1988–1993).
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Ribuan Warga Mojokerto Terima Bantuan Pangan
Sampah Laut Kian Parah, Pengelolaan di Darat Jadi Sumber Masalah
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Gempa M 6,2 Guncang Talaud Terasa hingga Manado




