Hasil Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut Diputuskan 11 Maret 2026
Selasa, 3 Maret 2026 | 12:51 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Sidang praperadilan yang diajukan oleh mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan diputuskan pada Rabu (11/3/2026).
Adapun praperadilan yang diajukan Yaqut mengenai penetapan tersangkanya dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan penyelenggaraan ibadah haji 2023-2024.
"Tanggal 11 Maret itu putusan," kata hakim tunggal Sulistyo Muhamad Dwi Putro di ruang sidang PN Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).
Adapun jadwal lainnya yaitu pada Kamis (5/3/2026) bukti pemohon tertulis yaitu saksi dan juga ahli yang dilanjutkan pada Jumat (6/3/2026) pembuktian termohon yaitu bukti surat, ahli, maupun saksi.
"Tanggal 9 Maret kesimpulan. Tanggal 10 Maret tidak ada sidang, saya mohon waktu menyusun putusan," ucapnya.
Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Selatan, permohonan praperadilan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 19/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL sejak 10 Februari 2026. Dalam klasifikasi perkara, gugatan itu tercatat sebagai permohonan sah atau tidaknya penetapan tersangka.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan Yaqut dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka pada 8 Januari 2026.
Keduanya dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi terkait dugaan kerugian negara dalam kasus kuota haji tambahan. Berdasarkan perhitungan sementara, nilai kerugian negara diperkirakan mencapai lebih dari Rp 1 triliun.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Ini Senjata Iran yang Bikin Rontok Jet Tempur F-15 AS
Ribuan Warga Mojokerto Terima Bantuan Pangan
Sampah Laut Kian Parah, Pengelolaan di Darat Jadi Sumber Masalah
B-FILES
Harga yang Tak Terlihat, Masa Depan yang Terancam
Rio Abdurachman P
Hari Fitri Benahi Diri: Ujian Integritas di Tengah Bayang Korupsi
Muhammad Ishar Helmi
Man City vs Liverpool, Mengapa Guardiola Tak Ada di Pinggir Lapangan?




