PMKRI Minta Pelaku Rasisme terhadap Natalius Pigai Segera Ditindak
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (-2)   |   COMPOSITE 5975 (-12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 473 (-1)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1245 (-7)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (-1)   |   IDXENERGY 741 (2)   |   IDXESGL 130 (-0)   |   IDXFINANCE 1328 (1)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (2)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 965 (0)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 739 (-6)   |   IDXPROPERT 876 (-4)   |   IDXQ30 136 (-0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (15)   |   IDXTRANS 1040 (3)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (-1)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (-1)   |   ISSI 176 (-0)   |   JII 579 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1135 (-3)   |   LQ45 890 (-2)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (-3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (-1)   |   PEFINDO25 295 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

PMKRI Minta Pelaku Rasisme terhadap Natalius Pigai Segera Ditindak

Senin, 25 Januari 2021 | 21:37 WIB
Oleh : Yustinus Paat / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) menyayangkan adanya tindakan rasisme terhadap tokoh Papua yang juga mantan Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia Natalius Pigai. Tindakan ini menambah deretan perlakuan rasis terhadap warga negara yang berasal dari Papua.

“Kejadian seperti ini bukanlah yang pertama sekali terjadi, mungkin masih segar dalam ingatan kita bagaimana tindakan rasisme yang dialami oleh mahasiswa Papua di Surabaya. Oleh karena itu, negara harus hadir menyelesaikan permasalahan ini, pelaku rasisme perlu ditindak dengan tegas,” ujar Ketua Presidium PP PMKRI Benidiktus Papa dalam keterangannya, Senin (25/1/2021).

Beni, sapaan akrabnya mengatakan, tindakan rasisme tidak dibenarkan dengan alasan apapun. Apalagi, di Indonesia, negara yang berdasarkan Pancasila dan sangat menghargai keberagaman dan kebinekaan. Menurut dia, tindakan rasisme juga sudah jelas melanggar undang-undang yang berlaku seperti Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskrminasi dan Ras dan Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

“Jadi, polisi harus segera menangkap dan menindak pelaku rasisme terhadap Natalius Pigai, agar memberikan kenyamanan dan kepastian di masyarakat. Karena ini bukan saja persoalan Pak Natalius, tetapi juga terkait kita sebagai warga negeri Indonesia dan warga negara dunia,” tandas dia.

Sementara Pengurus Pusat PMKRI Alboin Samosir mengatakan, tindakan rasisme terhadap orang Papua tampil dalam banyak bentuk wajah, tidak hanya olokkan yang menjurus ke rasialis tetapi juga sikap-sikap atau kebiasaan orang Papua yang cenderung didiskreditkan dan distigma negatif. Alboin menegaskan, tindakan-tindakan rasisme harus segera ditanggalkan, orang Papua harus mendapatkan kedudukan yang sama sebagai warga negara Indonesia.

“Mari kita meletakkan kemanusian di atas segalanya agar kiranya, tidak terjadi konflik sturuktural maupun horisontal. Perlakuan rasisme yang dialami oleh Natalius Pigai dan orang Papua pada umumnya harus menjadi perhatian kita bersama, sebagai bangsa yang lahir dari kebegaraman. Kiranya kita adil sejak dalam pikiran, menyelematkan diri kita dari rasisme kita sendiri dan kemanusian kita yang harus diperkuat kembali,” pungkas Alboin.

Sebagaiman diketahui, dugaan kasus rasisme kepada mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai ditarik ke Bareskrim Polri setelah dilaporkan ke Polda Papua dan Polda Papua Barat. Unggahan tidak pantas itu dilakukan lewat postingan akun facebook atas nama Ambroncius Nababan pada 24 Januari 2021.

"Setelah dilakukan analisis oleh Bareskrim Polri sekitar tanggal 24 Januari 2021, bahwa akun rasisme tersebut ada di media sosial yaitu facebook, yang atas nama AN yang diduga mengunggah foto yang tidak pantas," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Senin (25/1/2021).

Argo berjanji Bareskrim Polri akan bertindak cepat untuk memroses perkara ini termasuk memanggil Nababan, yang merupakan Ketua Umum Relawan Pro Jokowi-Amin (Projamin), dan akan memeriksa sejumlah saksi ahli.

”Jangan membuat sesuatu yang nanti akan melanggar pidana. Percayakan bahwa kepolisian akan transparan dalam melakukan penyidikan kasus ini,” janji Argo.

Nababan mengaku melakukan tindakan meyandingkan foto Pigai dengan gambar hewan karena di latar belakangi pernyataan Pigai yang menolak vaksin Covid-19 Sinovac dan lebih memilih membeli vaksin dari luar negeri.

Sebagai relawan Jokowi, ia merasa marah dengan pernyataan Pigai dan lalu memosting foto yang merendahkan martabat manusia itu.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Patahan Lembang, Bahaya dari Utara Bandung

Rekaman data pada 2010-2012 mencatat ada 14 kali pergerakan tanah yang diakibatkan gempa pada patahan Lembang.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Sahroni: Pam Swakarsa Ide Komjen Sigit, Beda dengan Zaman Orba

Sahroni mengusulkan namanya diganti jangan Pam Swakarsa agar rakyat tidak bingung.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Komisaris RSU Kasih Bunda Segera Diadili Atas Suap kepada Wali Kota Cimahi

Hutama Yonathan yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap kepada Wali Kota nonaktif Cimahi Ajay Muhammad Priatna bakal segera duduk di kursi terdakwa.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Vaksinasi Covid-19, Cakupan Tahap I di Jabar hanya Capai 25%

Belum memuaskan. Hanya bisa selesaikan 25%, kita evaluasi. Ada yang tidak datang, ada yang datang ternyata tidak layak suntik.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Kembangkan Fakultas Farmasi Militer, Unhan Kerja Sama dengan Bio Farma

Fakultas Farmasi Militer Unhan bertekad untuk berperan aktif menyukseskan program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian produksi vaksin.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Indodax Gandeng Ayobantu Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana

Donasi di platform Ayobantu bisa dibayarkan dengan aset kripto, seperti bitcoin dan lain-lain.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Bayi Jadi Korban Tewas Akibat Gas Beracun di Mandailing Natal

Dari enam orang korban tewas diduga keracunan gas beracun di di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, seorang di antaranya masih bayi.

NASIONAL | 25 Januari 2021

Lusa, Presiden Jokowi Kembali Jalani Vaksinasi Covid-19

Presiden Jokowi akan kembali menjalani vaksinasi Covid-19 pada Rabu (27/1/2021).

NASIONAL | 25 Januari 2021

Polisi Tutup Proyek Pembangkit Listrik di Mandailing Natal

Aparat menghentikan proses pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di Mandailing Natal yang diduga jadi penyebab timbulnya gas beracun.

NASIONAL | 25 Januari 2021

LPEM FEB UI: Dana Desa Terindikasi Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Desa

LPEM FEB UI menjelaskan adanya asosiasi kuat antara dana desa dengan peningkatan aktivitas ekonomi desa.

NASIONAL | 25 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS