ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Ketua DPP: Siapa Bilang Demokrat Dinasti Politik?

Minggu, 21 Maret 2021 | 19:54 WIB
WM
WM
Penulis: Willy Masaharu | Editor: WM
Agus Harimurti Yudhoyono.
Agus Harimurti Yudhoyono. (Beritasatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Politik dan Pemerintahan Umar Arsal membantah partai politik yang dipimpin Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu merupakan dinasti politik. Umar Arsal juga menampik tidak demokratisnya Kongres Partai Demokrat 2020 kemarin dengan terpilihnya AHY sebagai ketua umum.

"Siapa bilang politik dinasti, toh semua diserahkan secara demokratis siapa saja yang mau mencalonkan terbuka. Sampai akhir pendaftaran hanya AHY yang ikut dalam kontestan Ketum," kata dia, kepada wartawan, Minggu (21/3/2021).

Dia mengatakan, terlalu berlebihan dan mengada-ada menyebut kongres 2020 yang mengukuhkan AHY sebagai ketua umum sebagai cara yang tidak demokratis. "Ya saya anggap itu ocehan segelintir orang yang berambisi merebut Partai Demorkat," kata dia.

Dia menjelaskan, terpilihnya AHY karena keinginan kader di berbagai daerah. Menurutnya setelah SBY sebagai tokoh yang layak dijual karena popularitas, Partai Demokrat butuh sosok kembali, yaitu AHY.

ADVERTISEMENT

Karena itu, bagi Umar hal yang wajar bilamana di Partai Demokrat butuh sosok yang layak di jual. "Beli sesuatu saja butuh marketing yang andal agar penjualan laris, jadi partai demokrat melakukan yang sama. Bayangkan di partai itu tidak hanya program partai yang jual dan juga ketokohan atau figur, dan AHY layak untuk para kader," ucapnya.

Kemudian, menurut dia, bila melihat ketokohan DNA kematangan, kader tentunya pasti memilih AHY dibandingkan dengan dengan Marzuki Alie, Jonny Allen, Max Sopacua dan Moeldoko.

"Maaf Marzuki Alie saja waktu pemilihan gagal, Max sudah tidak jelas pindah-pindah partai, begitu juga Moeldoko tahu-tahu di Partai Demokrat, yang saya tahu dia juga di Hanura," katanya.

Umar juga menyinggung soal AHY disebut bau kencur oleh Ruhut Sitompul. Politikus asal Kendari Sulawesi Tenggara itu mengatakan bahwa AHY sosok yang lebih bermoral dan bermartabat ketimbang rekannya itu.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

AHY: Kemenangan Demokrat di Sulteng Jadi Modal Besar untuk Pemilu 2029

AHY: Kemenangan Demokrat di Sulteng Jadi Modal Besar untuk Pemilu 2029

NASIONAL
Virginia Setuju Referendum untuk Goyang Kekuasaan Donald Trump

Virginia Setuju Referendum untuk Goyang Kekuasaan Donald Trump

INTERNASIONAL
AHY Jadi Tokoh Inspiratif Politik pada HPN 2026 Jatim

AHY Jadi Tokoh Inspiratif Politik pada HPN 2026 Jatim

NASIONAL
Demokrat Jakarta Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju 2029

Demokrat Jakarta Mulai Panaskan Mesin Politik Menuju 2029

JAKARTA
AHY Ungkap Alasan Prabowo Absen Bukber Demokrat

AHY Ungkap Alasan Prabowo Absen Bukber Demokrat

NASIONAL
AHY Ingin Demokrat Bernasib seperti Gerindra

AHY Ingin Demokrat Bernasib seperti Gerindra

NASIONAL

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon