Talkshow Hari Kartini PDIP
Puan Ajak Generasi Masa Kini Bangun Kisah Inspiratif demi Generasi Mendatang
Rabu, 21 April 2021 | 17:01 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) bidang Politik dan Keamanan yang juga Ketua DPR, Puan Maharani mengajak generasi muda Indonesia untuk mengambil inspirasi dari Raden Ajeng Kartini, dan memakainya untuk membangun cerita hidup baru versi masa kini. Sehingga inspirasi di masa kini akan mampu menjadi bekal untuk anak bangsa masa mendatang.
Menurut Puan, kisah Kartini dan para pahlawan di masa lalu, telah menginspirasi orang Indonesia yang hidup di masa kini. Maka generasi Indonesia yang hidup di masa kini pun sebaiknya membuat kisah hidup yang menginspirasi generasi masa depan Indonesia.
"Maka sekarang saatnya kalian dan kita semua membuat cerita-cerita baru yang akan menginspirasi generasi masa depan untuk menghadirkan kemajuan Indonesia," kata Puan Maharani dalam talkshow memperingati Hari Kartini yang diselenggarakan DPP PDIP bidang Kesehatan, Perempuan, dan Anak, di Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021).
Selain Puan, acara yang mengambil tema "Perspektif Generasi Milenial Tentang Kartini" itu juga menghadirkan narasumber Sri Rahayu (Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak), Selly Gantina (Anggota DPR, Komisi VIII), Kiky Saputri (artis, standup comedian), Tina Toon (Anggota DPRD DKI Jakarta), dan Berto Tukan (penulis buku).
Acara diisi juga dengan pembacaan puisi oleh Happy Djarot dan Sondang Tampubolon. Hadir juga petinggi partai seperti Wakil Sekjen Sadarestuwati dan Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning, serta Wiryanti Sukamdani.
Satu hal bagi Puan, bahwa mengikuti kisah Kartini adalah juga mengikuti kisah sejarah perempuan dalam kemerdekaan Indonesia.
"Kisah Raden Ajeng Kartini menunjukkan bahwa dalam histori atau sejarah Indonesia, banyak terdapat her-story atau cerita perempuan," kata Puan.
Melalui Kartini, rakyat Indonesia masa kini bisa merasakan cerita kegigihan banyak perempuan Indonesia yang berjuang untuk Indonesia. Bahwa banyak perempuan Indonesia yang menjadi teladan pendidikan dan perjuangan hak-hak perempuan.
Menurut Puan, semangat yang sama bisa dirasakan lewat para atlet perempuan Indonesia yang mengibarkan bendera Merah Putih di pentas olahraga internasional.
"Sama dengan cerita membanggakan prajurit perempuan Indonesia yang menjadi anggota Kontingen Garuda dan ikut dalam berbagai misi perdamaian PBB," ulas Puan.
"Cerita perempuan-perempuan hebat Indonesia itu telah menjadi sumber inspirasi dan energi bangsa kita selama ini dan menjadi pengingat tentang nilai-nilai kebangsaan yang perlu selalu kita pegang untuk melangkah ke depan," tambahnya.
Menurut Ketua DPR itu, apa yang Kartini lakukan di masa hidupnya adalah pembangunan manusia. Kartini secara sadar mendorong adanya pendidikan bagi perempuan dan membuka pemikiran banyak orang.
Dan pemikiran Kartini tersebut masih kontekstual hingga saat ini. Sebab menurut cucu Proklamator RI Soekarno itu, manusia adalah salah satu sumber daya terbesar yang dimiliki Indonesia.
Jumlah penduduk saat ini sudah mencapai 270 juta orang, menjadikan Indonesia sebagai peringkat ke-empat negara dengan penduduk terbanyak di dunia.
Menurut data sensus BPS terbaru, Puan mengatakan bahwa dari 270 juta penduduk Indonesia, sekitar 27% generasi Z, 25% lagi generasi milenial. Kalau ditotal, berarti sekitar 52% penduduk Indonesia adalah generasi muda.
"Tetapi tentu saja jumlah yang besar tidaklah cukup. Pembangunan manusia harus dilakukan seutuhnya. Sehingga lahir manusia-manusia Indonesia yang cinta pada Tanah Air, memberikan rasa percaya diri sebagai bangsa serta memiliki kemampuan, dan mau untuk membangun kemajuan bangsa dan negara," beber Puan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




