ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

SMRC: Mayoritas Masyarakat Tak Mau Pemilu Diundur ke 2027

Jumat, 15 Oktober 2021 | 18:25 WIB
LT
WM
Penulis: Lenny Tristia Tambun | Editor: WM
Ilustrasi pemungutan suara.
Ilustrasi pemungutan suara. (Antara)

Jakarta, Beritasatu.com - Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebutkan, mayoritas masyarakat tidak mau pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) diundur. Terlihat dari sebanyak 82% responden menolak pemilu diundur ke 2027. Mereka tetap ingin pemilu dilaksanakan pada 2024, meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif SMRC Sirajuddin Abbas dalam penyampaian rilis survei SMRC tentang Update Opini Publik Tentang Amendemen UUD 1945 secara virtual, Jumat (15/10/2021).

"Mayoritas warga, 82% berpendapat bahwa pemilihan umum mendatang harus tetap dilaksanakan pada 2024 walaupun pandemi Covid-19 belum menentu akan berakhir dalam waktu dekat," kata Sirajuddin Abbas.

Kemudian, ada sebanyak 13% responden menginginkan Pemilu 2024 diundur ke 2027 karena keadaan Covid-19 belum berakhir. Mereka juga setuju presiden, anggota DPR, DPD, DPRD, dan kepala daerah diperpanjang masa jabatannya sampai 2027 tanpa Pemilu. Sedangkan yang tidak menjawab tidak tahu ada sebanyak 4%.

ADVERTISEMENT

Sirajuddin menerangkan populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum. Dari populasi itu, dipilih secara random (multistage random sampling) kepada 1.220 responden dengan response rate 80% atau sebanyak 981. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara pada 15 sampai 21 September 2021. Adapun margin of error survei ini sebesar 3,19% dengan tingkat kepercayaan 95%



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon