ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Minyak Goreng Langka, DPR Pertimbangkan Bentuk Pansus

Rabu, 16 Maret 2022 | 11:11 WIB
YP
WP
Penulis: Yustinus Patris Paat | Editor: WBP
Distribusi minyak goreng curah di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta.
Distribusi minyak goreng curah di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel mengatakan DPR mempertimbangkan membentuk panitia khusus (pansus) minyak goreng untuk menjawab keresahan masyarakat atas kelangkaan komoditas itu. Gobel khawatir kelangkaan minyak goreng yang meluas di masyarakat, bisa berdampak pada persoalan politik dan keamanan.

"Saya akan menyarankan, akan mempertimbangkan untuk dibawa ke pansus saja (soal minyak goreng), karena isunya ini besar sehingga ini akan dibahas lintas fraksi nantinya, "kata Gobel di Jakarta, Rabu (16/3/2022).

Baca Juga: Jokowi Jelaskan Alasan Pemerintah Subsidi Minyak Goreng Curah

Gobel mengatakan selama 2 tahun terakhir, perekonomian masyarakat terutama miskin dan menengah terpukul karena pandemi Covid-19 sehingga banyak orang kehilangan pekerjaan. Kelangkaan minyak goreng, kata dia, menambah beban mereka, apalagi menjelang bulan puasa. Untuk itu, tutur Gobel, pembentukan pansus minyak goreng dapat meluas kepada persoalan tata niaga perdagangan di Indonesia, mulai beras, gula, dan sebagainya.

ADVERTISEMENT

"Ini kesempatan untuk kita bicara semuanya,  mulai hulu sampai hilir, langkah apa yang harus kita ambil. Logikanya, kita punya lahan, kita punya pabrik, kok tidak bisa isi pasar domestik. Kita urut nanti peraturan-peraturan mana saja ini, celahnya ada dimana saja, kita buka nanti," jelas Politikus Partai Nasdem ini.

Baca Juga: Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya Telusuri Akar Masalah Minyak Goreng

Meski demikian, lanjut Gobel pembentukan pansus ini masih menunggu respons dari Menteri Perdagangan, Mohammad Lutfi, atas undangan surat ketiga dari DPR. Jika pemanggilan ketiga tersebut tidak digubris, maka pembentukan pansus menjadi dimungkinkan setelah dibahas lintas fraksi.

Sebelumnya dalam rapat gabungan antara Komisi VI, IV, dan VII DPR dengan Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, dan Menteri ESDM, pada Selasa kemarin, Mendag kembali absen. "Kita akan bahas dulu, kalau tiga kali tidak bisa dipanggil sesuai aturan di DPR, maka secara teknis pembentukan pansus ini akan dibahas lintas fraksi," pungkas Gobel



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Menyulap 6 Juta Liter Minyak Jelantah Program MBG Jadi Energi Hijau

Menyulap 6 Juta Liter Minyak Jelantah Program MBG Jadi Energi Hijau

EKONOMI
HET Minyakita Bakal Disesuaikan, Mendag: Sudah sejak 2024 Tak Naik

HET Minyakita Bakal Disesuaikan, Mendag: Sudah sejak 2024 Tak Naik

EKONOMI
Bulog Pastikan Distribusi Minyakita Tak Terhambat

Bulog Pastikan Distribusi Minyakita Tak Terhambat

EKONOMI
Harga Minyak Goreng Naik Dipicu Lonjakan Kemasan Plastik Global

Harga Minyak Goreng Naik Dipicu Lonjakan Kemasan Plastik Global

EKONOMI
Mendag Masih Pertimbangkan Rencana Naikkan HET Minyakita

Mendag Masih Pertimbangkan Rencana Naikkan HET Minyakita

EKONOMI
Harga Minyak Goreng di Pasar Palmerah Tembus Rp 24.000 per Liter

Harga Minyak Goreng di Pasar Palmerah Tembus Rp 24.000 per Liter

EKONOMI

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon