Waspada, Ini Gejala Covid-19 Subvarian Baru Omicron BA.4.6
Sabtu, 17 September 2022 | 16:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pihak Badan Keamanan Kesehatan Inggris atau United Kingdom Health Security Agency (UKHSA) melaporkan terdeteksinya subvarian baru Omicron BA.4.6 di Inggris. Virus jenis ini merupakan turunan dari Omicron varian BA.4. Varian BA.4 pertama kali terdeteksi pada Januari 2022 di Afrika Selatan dan sejak itu menyebar ke seluruh dunia bersama varian BA.5.
Dilansir berbagai sumber, subvarian BA.4.6 terbilang masih baru, maka peneliti belum mengetahui lebih banyak apakah gejala BA.4.6 ini berbeda dengan Omicron BA.5. Hingga saat ini yang diketahui adalah seberapa besar gejala Covid-19 telah berubah sejak pertama kali muncul, hampir tiga tahun.
Pada awal pandemi, gejala utama virus adalah hilangnya indera penciuman dan rasa, batuk terus menerus, dan kelelahan. Namun untuk saat ini gejala utama pasien Covid-19, yakni:
- Sakit atau nyeri tenggorokan
- Sakit kepala
- Hidung tersumbat
- Batuk tanpa dahak
- Hidung berair atau beringus
Gejala-gejala utama yang dipicu varian Covid-19 versi orisinal mulai semakin jarang ditemukan. Sebagai perbandingan, gejala hidung beringus saat ini dialami oleh setidaknya 50% pasien Covid-19. Sedangkan gejala kehilangan indera penciuman atau sesak napas hanya dialami oleh sekitar 13% pasien.
Seiring dengan terus berkembangnya pandemi Covid-19, tren gejala yang muncul juga mungkin mengalami perubahan di masa mendatang. Gejala yang umum ditemukan saat ini mungkin akan menjadi langka di kemudian hari. Kemunculan subvarian Omicron BA.4.6 bisa saja menjadi varian baru yang akan mendorong perubahan tersebut, namun bisa juga tidak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Politik-Hukum Terkini: Polemik Film hingga Judi Online




