Banjir di Kota Pekalongan Makin Tinggi, Pengungsi Bertambah
Minggu, 1 Januari 2023 | 13:19 WIB
Pekalongan, Beritasatu.com - Banjir di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, terus bertambah tinggi, Minggu (1/1/2023). Sungai Meduri tidak mampu menampung debit air dari curah hujan yang tinggi. Pengungsi pun bertambah, karena semua lokasi terdampak banjir.
Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat menjadi lokasi terparah banjir. Wilayah ini diapit dua sungai, yakni Sungai Bremi dan Sungai Meduri. Ketinggian banjir di kelurahan Tirto saat ini sudah mencapai lebih dari satu meter. Semua warga desa Tirto terendam banjir.
Salah satu warga setempat, Nurul Hidayati Sofa memilih mengungsi lantaran sudah tidak ada lagi tempat kering di rumah.
Semua yang ada di rumah terendam banjir, mulai dari motor, kulkas, tempat tidur, dan barang elektronik.
Akibat banjir yang makin meninggi, jumlah pengungsi pun melonjak kembali. Pada hari pertama, ada 700 jiwa mengungsi, dan hari ini menjadi 1.246 jiwa.
Namun, pemerintah Kota Pekalongan belum berencana mengambil keputusan kondisi gawat darurat.
Praktis dengan kondisi tersebut, warga terdampak banjir maupun pengungsi hanya mengandalkan bantuan logistik dari hasil donasi serta relawan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




