Jenazah Pemerkosa Mahasiswi India Diotopsi
Selasa, 12 Maret 2013 | 15:07 WIB
New Delhi - Jenazah terdakwa utama kasus pemerkosaan mahasiswi India yang ditemukan tewas gantung diri di selnya mulai diotopsi hari ini.
Para pejabat di penjara Tihar mengatakan Ram Singh (33) bunuh diri pada Senin (11/3) subuh dengan menggunakan robekan karpet untuk menggantung dirinya di tiang langit-langit sel penjaranya.
Namun, keluarga dan pengacara Singh mengatakan Singh dibunuh dan sebelumnya telah diserang oleh tahanan lainnya atas kejahatan yang dilakukannya itu.
Menteri Dalam Negeri India, Sushil Kumar Shinde, mengatakan penyelidikan awal menunjukkan Singh bunuh diri. Menteri itu juga mengakui bahwa kasus bunuh dirinya merupakan kelalaian pihak keamanan penjara.
Singh masih dalam proses persidangan aksi pembunuhan, pemerkosaan dan penculikan mahasiswi kedokteran yang diserang secara brutal dan diperkosa bergiliran di dalam bus pada 16 Desember lalu saat gadis itu sedang dalam perjalanan pulang dari bioskop.
Mahasiswi tesebut meninggal di Rumah Sakit di Singapura dua minggu kemudian karena luka-luka yang dideritanya sangat parah.
"Otopsi akan selesai hari ini di bawah pengawasan tim kedokteran," kata Rakesh Yadav, juru bicara Institut Ilmu Kedokteran India, rumah sakit di wilayah selatan Delhi di mana otopsi itu dilakukan.
"Hasilnya akan dikirimkan ke pengadilan dan pihak yang berwenang," ujarnya.
Serangan brutal terhadap mahasiswi berumur 23 tahun itu mengejutkan India dan bahkan gemanya hingga ke seluruh dunia, yang memicu berbagai protes di jalan dan menarik perhatian dunia soal kekerasan terhadap perempuan yang marak terjadi di negara demokratis terbesar di dunia tersebut.
Pemerintah India telah mengatur sanksi yang lebih berat bagi kejahatan seksual di tengah berbagai protes dan keprihatinan masyarakat akan banyaknya kasus pelecehan seksual.
Singh merupakan salah satu dari antara lima orang dewasa dan satu remaja yang menghadapi sidang pemerkosaan, pembunuhan dan penculikan tersebut.
Ayah Singh mengatakan kepada media lokal bahwa anaknya telah dibunuh, sehingga dia menuntut adanya penyelidikan atas kematian anaknya itu.
Singh ditempatkan di sel dengan empat tahanan lainnya yang mengaku bahwa mereka tertidur dan tidak mendengar apa-apa saat Singh bunuh diri.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




