Bocah Korban Penculikan di Jakarta Pusat Dipaksa Jadi Pemulung

Selasa, 3 Januari 2023 | 22:05 WIB
SY
BW
Penulis: Steveman Ganda Yanto | Editor: BW
Tak hanya Kapolsek Jatiasih yang dicopot oleh Kapolda Metro Jaya, melinkan Kapolsek Kalibaru juga dicopot lantaran keterlibatannya dengan kasus Teddy Minahasa.
Tak hanya Kapolsek Jatiasih yang dicopot oleh Kapolda Metro Jaya, melinkan Kapolsek Kalibaru juga dicopot lantaran keterlibatannya dengan kasus Teddy Minahasa. (Beritasatu Photo/Prasetyo Nugroho)

Jakarta, Beritasatu.com – Malika, bocah korban penculikan di Jakarta Pusat dipaksa menjadi pemulung. Selain itu, Malika juga mengalami sejumlah kekerasan fisik yang dilakukan pelaku Iwan Sumarno alias Jacky alias Herman alias Yudi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Malika mengalami kekerasan fisik berupa disentil hingga ditendang pelaku.

"Hasil visum yang telah dapatkan memang tidak ditemukan terjadi kekerasan seksual terhadap ananda malika, tetapi terdapat kekerasan fisik," kata Endra Zulpan di RS Polri Kramat Jati, Selasa (3/1/2023).

Hasil visum et repertum dari tim dokter RS Polri Kramat Jati yang akan menjadi sebagai alat bukti proses hukum kasus yang dialami Malika dan kini ditangani jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.

Pelaku penculikan, Iwan, telah diamankan di Mapolres Metro Jakarta Pusat dan ditetapkan sebagai tersangka.

Endra Zulpan menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara, selama diculik, Malika dieksploitasi oleh Iwan dengan memaksa korban untuk turut bekerja sebagai pemulung.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon