Masyarakat Tak Ingin KJS Dihapuskan

Rabu, 27 Maret 2013 | 13:47 WIB
D
B
Penulis: DMP | Editor: B1
Uji publik Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Jokowi, Pemprov DKI dan Dinkes DKI dan masyarakat berlangsung ramai, Rabu (27/3).
Uji publik Kartu Jakarta Sehat (KJS) yang dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Jokowi, Pemprov DKI dan Dinkes DKI dan masyarakat berlangsung ramai, Rabu (27/3). (SP/DMP)

Jakarta - Berlangsungnya uji publik Kartu Jakarta Sehat (KJS) berlangsung dengan ramai.

Pasalnya, masyarakat yang datang menginginkan supaya KJS tetap dipertahankan, tetapi mereka meminta Pemprov DKI untuk menjatuhkan sanksi terhadap rumah sakit yang menolak pasien.

"Kami tidak ingin KJS dihapuskan! Kami tidak ingin kembali ke zaman SKTM!" ujar beberapa masyarakat.

Selain itu, mereka juga ingin supaya DKI menjatuhkan sanksi terhadap rumah sakit yang menolak pasien.

Padahal dalam acara uji publik tersebut, pihak Pemprov DKI Jakarta tidak pernah sama sekali menyebutkan bahwa KJS akan dihapuskan.

Masyarakat tersebut setuju dengan adanya KJS, akan tetapi mereka masih mendapatkan pelayanan kesehatan yang kurang memadai.

Hingga saat ini, keluhan-keluhan dari masyarakat terkait KJS dan pelayanan kesehatan tersebut pun masih berlangsung.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo serta Dien Emmawati, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta pun masih memperhatikkan dan mencatat keluhan-keluhan mereka tersebut.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon