Pelaku Penyerbu Lapas Sleman Pakai Sandi Khusus

Rabu, 27 Maret 2013 | 14:23 WIB
FA
FB
Penulis: Farouk Arnaz | Editor: FMB
Sejumlah petugas melakukan olah TKP setelah terjadi penyerbuan di Lapas 2B Cebongan, Sleman, Yogyakarta.
Sejumlah petugas melakukan olah TKP setelah terjadi penyerbuan di Lapas 2B Cebongan, Sleman, Yogyakarta. (Antara/Sigid Kurniawan)

Jakarta— Penyidikan gerombolan yang menyerbu Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas II Bedingin, Sumberadi, Mlati, Cebongan, Sleman, DIY Sabtu (23/3) masih jalan ditempat. Polisi mengaku jika belum ada titik terang dalam kasus ini.

Gerombolan yang diperkirakan berjumlah 17 orang itu bersenjatakan senjata laras panjang yang diperkirakan AK-47 dan laras pendek yang diperkirakan jenis FN

"Belum (ada), kita sangat berharap doa dari masyarakat agar mendapatkan kemudahan (dari) Yang Maha Kuasa. Kita belum sampai pada kelompok mana, istilahnya kita masih setengah perjalanan dalam gua yang gelap. Kita sedang mencari satu titik cahaya yang nantinya kita harapkan bisa membawa kita ke suatu tempat yang terang," kata Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di sela-sela Rakernis Humas Polri se-Indonesia di Hotel Maharadja, Mampang, Jakarta Rabu (27/3).

Yang jelas, Boy melanjutkan, gerombolan ini melakukan aksi biadabnya itu dengan perencanaan yang baik dan bisa dikatakan profesional.

"Iya bisa dikatakan seperti itu ya karena sepertinya dilakukan dengan cermat, sistematis dan cepat," katanya dan menambahkan jika penyidik telah mendapatkan keterangan jika pelaku berdialek dan menggunakan sandi khusus dalam komunikasi.

Hanya saja, Boy menolak untuk menyampaikan dialek dan sandi khusus tersebut. Alasannya itu bagian dari pendalaman penyelidikan.

"Masih di-keep dulu, istilahnya ini kan rahasia dapur jadi belum bisa diinfokan ke publik," kilah Boy.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon