2 Pemerkosa Siswi SMP Tak Ikut UN Hari Pertama
Senin, 15 April 2013 | 16:03 WIB
Jakarta - Geo (19) dan MU (20), dua dari lima tersangka kasus pemerkosaan siswi SMP berinisial Er (14) tak mengikuti Ujian Nasional (UN) hari pertama di Ruang Binaan lantai enam, Mapolres Jakarta Timur. Hal itu terjadi karena adanya miskomunikasi antara pihak sekolah dan keluarga.
Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Kasat Tahti) Kompol Suharto menjelaskan, orang tua kedua tahanan merasa malu untuk berkomunikasi dengan pihak sekolah karena kasus yang menimpa anak-anak mereka. Selain itu, ada permasalahan administrasi berupa pembayaran SPP yang telat dibayarkan oleh kedua pelajar tersebut.
"Orangtua sebelumnya sudah menyepakati anak-anak mereka ujian di sini, tapi waktu dipanggil kemarin mereka mengaku malu belum bayar SPP, padahal itu bukan masalah. Kalau memang masalah administrasi ini menghalangi anak-anak untuk ujian, kami siap menanggungnya," kata Suharto.
Kapolres Jakarta Timur, Kombes Pol Mulyadi Kaharni menyatakan, pihaknya sudah menghubungi pihak sekolah dan menyanggupi keduanya mengikuti ujian di Polres esok hari dengan mengikuti jadwal ujian yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Untuk itu, kedua tersangka bersama seorang tahanan lain berinisial F (18) akan mengikuti ujian Bahasa Inggris pada Selasa (16/4), dan untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, akan diikuti kedua tahanan pada Senin (22/4).
"Keduanya akan menyesuaikan jadwal. Jadi besok keduanya ujian Bahasa Inggris, dan Senin depan baru ujian Bahasa Indonesia," kata Mulyadi.
Dikatakan Mulyadi, pihaknya berupaya semaksimal mungkin memfasilitasi agar tiga tahanan yang masih berstatus pelajar tetap mengikuti ujian. Hal itu menurut Mulyadi agar hak anak-anak untuk mendapat pelajaran dan pendidikan tidak hilang, meski mereka sedang tersandung kasus hukum.
"Karena kalau mereka ujian di sekolah, mental adik-adik ini kurang siap, mereka tidak bisa satu ruangan dengan siswa lain, selain itu jumlah guru yang terbatas, membuat sekolah kewalahan. Makanya kita upayakan ujian di sini," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Er, siswi kelas VIII SMP diduga menjadi korban pemerkosaan yang bermula melalui perkenalan jejaring sosial Facebook.
Selain mengamankan Geo dan MU pada Sabtu (6/4) lalu, tiga tersangka lain yang berhasil dibekuk berinisial IL, Rk, dan MF. Sementara, saat ini polisi tengah mengejar dua lainnya, yaitu Ry dan Ir.
Saat diamankan aparat Geo dan MU masih berstatus sebagai pelajar kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Mulya Rahayu, Jakarta Timur.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




