Amerika Siaga Satu

Selasa, 16 April 2013 | 07:40 WIB
HA
B
Penulis: Heru Andriyanto | Editor: B1
Polisi dan anjing pelacak menyisir lokasi ledakan bom untuk mencari peledak lainnya di Boston, 15 April 2013.
Polisi dan anjing pelacak menyisir lokasi ledakan bom untuk mencari peledak lainnya di Boston, 15 April 2013. (New York Times)

Boston - Jajaran kepolisian di seluruh Amerika Serikat meningkatkan kewaspadaan mereka menyusul serangkaian ledakan bom di ajang lomba maraton Boston Senin (15/4) sore waktu setempat.

Letnan Andrew Neiman dari Kepolisian Los Angeles mengatakan kantornya memerintahkan semua petugas untuk ekstra waspada di area umum dan meningkatkan pengamanan di event olahraga lainnya seperti pertandingan bisbol tim Los Angeles Dodgers Senin malam (Selasa WIB).

Kepolisian di sana juga mengaktifkan pusat operasi darurat untuk meningkatkan komunikasi dan menambah patroli di wilayah-wilayah rawan serta tempat transit, kata juru bicara sherif Los Angeles County, Steve Whitmore.

Polisi di Washington, San Diego, Las Vegas dan Atlanta memonitor dengan cermat semua event yang terjadwal dan meninjau perlunya peningkatan upaya pengamanan. Badan-badan pemerintah meningkatkan komunikasi sosial media dengan memberitahu masyarakat lewat Twitter dan Facebook untuk melaporkan setiap adanya aktivitas mencurigakan kepada polisi.

Di Inggris, panitia maraton London memutuskan akan tetap melaksanakan lomba sesuai jadwal hari Minggu nanti, namun polisi mengatakan akan meninjau ulang rencana pengamanan sebelumnya.

"Kami tidak melakukan pembatalan, yang kami lakukan adalah meninjau ulang," kata kepala eksekutif London Marathon, Nick Bitel.

Juru bicara Kepolisian New York, Paul Browne, mengatakan tim reaksi cepat dikerahkan ke seluruh penjuru kota dan para pejabat meningkatkan pengamanan di hotel dan lokasi-lokasi penting lainnya.

Polisi di tiga bandara utama Los Angeles, termasuk Los Angeles International Airport, berada dalam status "kewaspadaan tinggi", dengan menambah patroli untuk menunjukkan lebih banyak petugas dikerahkan Senin waktu setempat, kata kepala polisi bandara Patrick Gannon.

"Kami tidak memiliki indikasi adanya kaitan Boston dengan bandara Los Angeles, namun demi kewaspadaan kami menambah patroli," kata Gannon.

Para pejabat manajemen kondisi darurat di California mengaktifkan kembali sistem penangkal ancaman di seluruh negara bagian, yang dibuat menyusul serangan bunuh diri di menara kembar World Trade Center 11 September 2001.

Para petugas di San Francisco, Los Angeles, Orange County, San Diego dan Sacramento sedang menelaah informasi tentang potensi ancaman yang dikirim otoritas federal, kata Kelly Huston, asisten sekretaris di California Emergency Management System.

Di Tennessee, tim Nashville Predators akan menjamu Vancouver Canucks dalam laga hockey dan petugas keamanan yang lebih banyak dari biasanya akan dikerahkan di sekitar gedung, kata humas tim Kevin Wilson.

Tak lama usai ledakan, Presiden Barack Obama berpidato ke rakyat Amerika dan berjanji akan menangkap pelaku pemboman.

Obama mengingatkan kasus itu sedang diselidiki dan menghimbau masyarakat untuk tidak menarik kesimpulan sebelum diperoleh fakta.

"Tapi jangan salah paham. Kami akan mencari sampai ke akarnya dan menemukan siapa pelakunya. Kami akan mencari tahu kenapa mereka melakukan ini," kata Obama di pidato yang disiarkan langsung televisi.

Individu dan kelompok yang bertanggung jawab "akan menghadapi kekuatan penuh pengadilan," kata Obama.

"Kami akan menemukan siapa yang melakukan ini dan akan mengadili mereka," pungkasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon