Preview Liga Champions
Madrid vs Dortmund: Misi Sulit di Kandang Sendiri
Selasa, 30 April 2013 | 07:08 WIB
Siaran Langsung SCTV, Rabu (1/5) Pukul 01.45 WIB
Madrid - Rasanya, tidak banyak orang akan berpikir bahwa laga semifinal kedua Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid dengan Borussia Dortmund, Rabu dinihari (30/4) di stadion Santiago Bernabeu, bakal kembali menghadirkan kejutan fantastis seperti pertandingan pertama.
Penampilan hebat yang ditunjukan oleh Robert Lewandowski dan kawan-kawan di Signal Idunia Park, Jerman, membuat El Blancos harus bertekuk lutut dengan skor telak 4-1. Hal ini menjadikan banyak orang lebih menjagokan Dortmund guna melangkah ke Wembley yang menjadi tempat gelaran babak final Liga Champions musim 2012/2013.
Namun, untuk kalangan pendukung setia Real Madrid, membalikan keadaan defisit tiga gol, bukanlah suatu hal yang dirasa mustahil. Menurut mereka, meski tidak mudah untuk dilakukan, telah banyak comebacks gemilang yang berhasil ditunjukan oleh tim kesayangannya itu.
Gol tandang yang diciptakan oleh Cristiano Ronaldo, tentu memiliki arti yang sangat penting karena hanya butuh tiga gol untuk memaksa perpanjangan waktu dan adu penalti, guna mengadu keberuntungan.
Walau begitu, perlu diingat pula adanya kemungkinan Dortmund dapat mencetak gol di Bernabeu, yang berarti akan makin banyak gol yang dibutuhkan El Real untuk lolos ke babak final dan mewujudkan impian meraih La Decima (gelar Liga Champions kesepuluh bagi Madrid).
Pada pertandingan akhir pekan kemarin, kedua belah pihak berhasil mencatatkan kemenangan di liga masing-masing. Los Blanchos sukses membungkam Atletico dengan skor 2-1 dalam laga derby Madrid, sementara Dortmund berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Dusseldorf.
Uniknya, pelatih kedua kesebelasan memainkan formasi tim yang berbeda dalam pertandingan liga dan mengistirahatkan hampir semua pemain andalannya untuk menjaga kebugaran.
Saat menghadapi Atletico di pertandingan La Liga, Jose Mourinho lebih memilih untuk melakukan rotasi dengan menurunkan pemain pelapis seperti Nacho, Morata dan Michael Essien.
Sementara, Jurgen Klopp memutuskan untuk memberi istirahat hampir semua pemainnya di laga Bundesliga. Tercatat, hanya Mats Hummels yang diturunkan oleh Klopp pada pertandingan akhir pekan yang lalu.
Kebijakan rotasi yang dipilih oleh kedua pelatih memberi sinyal bahwa mereka akan menurunkan skuad terbaik untuk bertarung habis-habisan di babak semifinal.
"Saat menghadapi laga Derby di Calderon, saya melihat pemain telah siap secara fisik dan mental untuk tampil lebih kuat. Mereka bisa menjadi sebuah tim yang tahu cara menyusahkan lawan dan bisa bertahan dengan solid. Mereka bisa menjadi tim yang lengkap, agresif dan saling bekerja sama antara satu dengan lainnya," kata Mourinho di lansir AFP.
Meski membutuhkan perjuangan ekstra keras guna mengejar defisit tiga gol, Mourinho optimistis timnya bakal tampil agresif dan bisa mencetak banyak gol yang dibutuhkan untuk bisa melangkah ke babak final.
"Dalam sepakbola, segalanya mungkin dilakukan selama pertandingan berlangsung 90 menit. Kami semua ada di perahu yang sama dan memiliki keinginan kuat untuk menang," tambah manajer asal Portugal itu.
Mourinho nampaknya akan kembali menurunkan starting eleven terbaiknya guna menghadapi pertandingan ini. Angel Di Maria yang tampil fantastis dalam laga menghadapi Atletico, kemungkinan akan berada dalam skuad.
Selain itu, semua pemain yang diberi istirahat akan kembali diturunkan dengan pengecualian Luca Modric, yang akan diturunkan oleh Mourinho untuk bermain bersama Alonso, guna memberikan kreativitas lebih banyak dilapangan tengah.
Essien kemungkinan dapat bermain di posisi kanan belakang, yang memungkinkan Ramos pindah kembali ke tengah bersama Varane dan Coentrao menempati posisi bek kiri. Sementara di barisan depan, Mourinho bisa mengandalkan Ozil dan Ronaldo serta Higuain untuk membobol gawang Dortmund.
Sementara itu, pihak Borussia Dortmund sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk menghadapi gempuran yang dilancarkan oleh lawan yang akan bermain dengan agresivitas tinggi dan berambisi mencetak gol sebanyak mungkin.
Pelatih Juergen Klopp sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk menghadapi tekanan yang dilancarkan oleh para pemain Madrid, seperti yang mereka tunjukan kala bersua Bayern Muenchen di babak final Piala Jerman tahun lalu.
"Bagi kami, kondisinya mirip dengan suasana saat menghadapi Bayern di final Piala Jerman tahun lalu. Muenchen ingin mengalahkan kami, dengan memberikan segalanya di atas lapangan. Namun, tim kami tampil tenang dan bisa mengatasi tekanan yang datang guna meraih hasil terbaik," jelas Klopp seperti dilansir Reuters.
Walaupun banyak pihak yang mengatakan anak asuhannya bakal melenggang ke babak final, Klopp nampaknya masih belum mau membicarakan soal tampil di Wembley. Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah pertandingan menghadapi Madrid di Santiago Bernabeu.
"Soal menang atau kalah, merupakan hal biasa yang terjadi dalam sebuah pertandingan. Sekarang, yang paling penting adalah menampilkan semua kemampuan terbaik pertandingan itu. Kami yakin tak akan gagal, dan pastinya tak ada keraguan akan hal itu," tambahnya.
Klopp sendiri diperkirakan bakal menurunkan skuad yang sama saat menggilas Madrid 4-1 di Signal Idunia Park. Untuk lini pertahanan, Hummels bersama Subotic dan Schmelzer, bakal menjadi benteng pertahanan Dotmund dalam menghadapi gempuran penyerang Madrid.
Sementara trio andalan Klopp di lini tengah, Gundogan, Bender dan Blaszczykowski, bakal kembali menjadi andalan untuk merusak konsentrasi barisan gelandang El Real.
Sementara dibarisan depan, trisula maut Mario Gotze dan Robert Lewandowski serta Marco Reus bakal menjadi momok yang menakutkan bagi lini pertahanan tuan rumah. Ketiga pemain ini merupakan faktor penting dalam keberhasilan Dortmund mengatasi Madrid di laga pertama.
Gotze juga bisa menjadi pemain dengan posisi vital karena bisa bergerak tanpa bola. Klopp sendiri telah menjelaskan, bahwa peran Gotze melawan Madrid terutama untuk mencegah playmaker Xabi Alonso untuk menemukan celah guna mengirimkan umpan matang kepada Cristiano Ronaldo. Taktik ini, terbukti bekerja dengan efektif di babak penyisihan grup dan laga semifinal leg pertama.
"Meskipun begitu, Madrid tetaplah tim yang sulit untuk dihadapi oleh siapapun. Mereka sekarang dalam bentuk yang jauh lebih baik daripada saat kami menghadapinya di leg pertama. Namun, kami telah bersiap menghadapi semua kemungkinan di lapangan," pungkas Klopp.
Perkiraan Susunan Pemain:
Madrid: Lopez, Essien, Ramos, Varane, Coentrao, Khedira/Modric, Alonso, Di Maria, Ozil, Ronaldo, Higuain
Dortmund: Weidenfeller, Piszczek, Subotic, Hummels, Schmelzer, Gundogan, Bender, Blaszczykowski, Gotze, Reus, Lewandowski
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




