PKS Tak Diundang ke Rapat Setgab yang Dipimpin SBY

Rabu, 12 Juni 2013 | 12:05 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS) (Dok. BeritaPKS)

Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tampaknya makin dikucilkan dari Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi Pemerintahan SBY-Boediono.

Buktinya, partai itu tak diundang dalam rapat Setgab yang dipimpin langsung oleh Presiden SBY, Selasa (12/6) malam.

Dalam rapat yang digelar di Gedung JCC, Jakarta, itu, topik yang dibahas adalah soal kenaikan harga BBM yang ditolak oleh Fraksi PKS di DPR. Seluruh ketua umum partai anggota Setgab Koalisi hadir. Pengecualian hanya pada petinggi PKS.

"Memang PKS tak diundang," kata Sekretaris Setgab Koalisi yang juga Ketua Harian Partai Demokrat, Syarief Hasan, di Jakarta, Rabu (12/6).

Dia mengatakan, hal itu jelas terkait dengan sikap penolakan PKS atas kenaikan harga BBM. Padahal, komitmen di Setgab Koalisi ada jelas bahwa anggota harus mendukung seluruh kebijakan Pemerintah.

"Baca code of conduct (Setgab Koalisi), itu sudah sangat jelas," kata Syarief.

Dalam rapat setgab sebelumnya, PKS pun juga tak ikut dihadirkan.

Secara terpisah, Anggota Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, menyatakan, pihaknya berharap agar penolakan PKS akan kenaikan harga BBM tak dikait-kaitkan dengan posisi partai itu sebagai mitra koalisi Pemerintah.

Dia menekankan penolakan PKS atas kenaikan harga BBM adalah karena partai itu menilai kebijakan itu akan menyengsarakan rakyat.

"Jangan dimaknai sikap kami sebagai pembangkangan, jangan dimaknai sebagai sebuah kenakalan," tegas Jazuli.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon