Di 2014 Rakyat Akan Cari Antitesis Kepemimpinan Saat Ini
Kamis, 13 Juni 2013 | 22:17 WIB
Jakarta - Karena rakyat Indonesia dinilai sudah muak dengan model kepemimpinan nasional saat ini, maka pubik akan cenderung mencari sosok antitesis di pilpres 2014 mendatang, demikian kata Direktur Eksekutif Maarif Institute, Fajar Riza Ul Haq, di Jakarta, Kamis (13/6).
Misalnya bila kepemimpinan saat ini dinilai memble, partisan, elitis, dan sangat peduli pencitraan, maka di 2014, rakyat akan mencari sosok sebaliknya.
"Saya bahasakan, publik akan mengharapkan pemimpin yang merakyat, tidak berjarak dengan mereka. Saya melihat itu kriteria yang diinginkan masyarakat. Di luar kriteria yang umumnya ya, punya integritas, bersih, dan baik," kata Fajar.
Analisis seperti itu, kata Fajar, bisa menjelaskan mengapa figur seperti Joko Widodo mendapat dukungan kuat untuk maju sebagai calon presiden. Terbukti hampir semua survei mengunggulkannya.
Namun demikian, menurutnya, hal itu bukan berarti tak ada celah bagi capres lainnya untuk bisa bersaing dengan Jokowi. Figur seperti Gita Wirjawan, Dahlan Iskan, dan Mahfud MD, menurutnya, masih memiliki peluang.
"Kuncinya ada kendaraan politik bagi tokoh yang memang non-parpol seperti mereka. Makanya saya berharap momen konvensi yang dibuka berbagai partai, bisa memberikan kesempatan kepada mereka," tegas dia.
Sebelumnya, Board of Advisor untuk CSIS Jeffrie Geovannie, mengatakan apabila pemilihan presiden RI dimajukan hari ini maka sudah dapat dipastikan bahwa Jokowi akan terpilih sebagai presiden dengan suara mutlak di atas 60 persen, siapa pun lawannya.
Namun karena pemilihan presiden masih tahun 2014 yang akan datang, maka kepastian bahwa Jokowi akan tampil sebagai pemenang itu masih bisa berubah.
Menurutnya, apabila konvensi partai-partai berjalan sangat demokratis, dan diikuti oleh calon-calon presiden dari generasi baru seperti Gita Wiryawan, Mahfud MD, Marzuki Ali, Irman Guzman, Dino Pati Jalal, dan Chairul Tanjung, maka lahirnya penantang baru yang bisa mengimbangi jagonya Megawati, yaitu Jokowi, masih sangat mungkin.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




