Dukcapil DKI Manfaatkan Hari Libur Urusi Warga Pemukiman Kumuh
Rabu, 31 Juli 2013 | 16:32 WIB
Jakarta - Untuk membantu warga tidak mampu mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI akan mengunjuki pemukiman kumuh di hari libur.
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Purba Hutapea mengatakan selama libur Lebaran, pihaknya tidak akan meliburkan layanan administrasi kependudukan bagi warga yang membutuhkan. Khususnya warga di pemukiman kumuh, pihaknya akan jemput bola dengan mendatangi langsung lokasi tersebut.
"Hari libur, kami akan mengunjungi lokasi-lokaso pemukiman kumuh yang mengakui tidak sempat ke kelurahan pada hari kerja. Tidak hanya itu kita akan mengintensifkan layanan terpadu pada malam hari," kata Purba di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (31/7).
Pemberian KTP kepada warga di pemukiman kumuh sudah dari dulu dilakukan Dinas Dukcapil. Namun sekarang, pihaknya tidak mempermasalahkan rumah warga merupakan milik sendiri atau tidak. Yang penting, warga mempunyai domisili resmi dan ada RT/ RW resmi.
Untuk pelayanan malam hari, layanan administrasi kependudukan akan dilakukan dengan menggunakan sepeda motor. Agar dapat menjangkau orang sakit yang tidak bisa datang ke kelurahan atau bisa masuk ke akses jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan beroda empat.
"Sepeda motor ini untuk menjemput bola kepada orang-orang yang tak bisa datang ke kelurahan. Pelaksanaan layanan terpadu malam hari tergantung permintaan lurah. Makanya lurah harus aktif dengan RT dan RW. Begitu juga dengan lokasi layanan, disesuaikan dengan permintaan walikota yang akan mendapatkan data dari lurah, RT dan RW ," ujarnya.
Hingga saat ini, kendaraan operasional untuk layanan administrasi kependudukan mobil ada sebanyak 16 unit mobil keliling dan 13 unit sepeda motor.
Seluruhnya bergerak tersebar ke lima wilayah, paling tidak dua motor dan tiga mobil per satu suku dinas dukcapil. Kendaraan operasional mobil keliling sudah beroperasi selama enam tahun dan dan motor sudah memasuki tahun ketiga.
Rencana tahun depan kendaraan operasional layanan keliling ini akan diajukan penambahannya.
Atas permintaan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama untuk jemput bola ke sekolah-sekolah dalam pengurusan KTP, Purba menyatakan kesiapannya. Langkah jemput bola ke sekolah untuk perekaman elektronik KTP (e-KTP) akan mulai dilakukan pada 1 Januari 2014.
"Jadi kita jemput bola sekarang, sehingga tidak ada jeda waktu, kita sudah langsung rekam. Kirim ke Kementerian Dalam Negeri, lalu dicetak dan didistribusikan ke siswa yang bersangkutan di sekolahnya," papar Purba.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




