Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa
Gandeng Perusahaan Korea, Antam Bangun "Oxygen Plant No. 5"
Rabu, 11 Desember 2013 | 17:22 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang (Persero) Tbk menandatangani kontrak Engineering, Procurement and Construction (EPC) untuk pembangunan Oxygen Plant No 5 dengan unincorporated consorsium Daesung Industrial Gases Co. Ltd. Korea dan PT Koin Konstruksi Indonesia.
Pembangunan ini merupakan bagian Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa (P3FP) di Sulawesi Tenggara dengan total investasi US$ 573 juta.
"Kontrak EPC ini merupakan paket VII dari proyek perluasan pabrik feronikel Pomalaa," kata Corporate Secretary Antam, Tri Hartono dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/12).
Tri mengatakan, nilai kontrak EPC Oxygen Plant No. 5 sebesar US$ 11 juta. Rencananya Oxygen Plant No. 5 akan memiliki kapasitas 825 Nm3/h (O2) dengan tingkat kemurnian 99,6 persen.
Pembangunan Oxygen Plant No. 5 bertujuan menambah kapasitas pasokan oksigen yang ada untuk kebutuhan proses pemurnian produksi feronikel berkualitas tinggi (low carbon ferronickel). Perseroan berharap, konstruksi rampung pada semester I- 2015.
Mengenai sumber pendanaan, dia mengatakan, berasal dari obligasi korporasi yang diterbitkan pada tahun 2011 lalu.
Sebagai gambaran, sampai Oktober 2013, Antam telah membelanjakan Rp 1,33 triliun untuk keperluan Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa dari total investasi US$ 573 juta (sekitar Rp 6 triliun).
Proyek Perluasan Pabrik Feronikel Pomalaa terdiri dari delapan paket pekerjaan, yakni Paket I Jetty & Facilities, Paket II Belt Conveyors, Paket III Feni-I Plant, Paket IV Ladle Furnace, Paket V Ore Preparation & Calcination, Paket VI Electric Smelting Furnace, Paket VII Oxygen Plant, dan Paket VIII Pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batubara berkapasitas 2 x 30 megawatt (MW).
Setelah selesai, P3FP akan meningkatkan kapasitas produksi feronikel menjadi 25.000-27.000 TNi per tahun dari sebelumnya 18.000-20.000 TNi per tahun dengan asumsi kadar umpan bijih nikel sebesar 1,9 persen.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




