Menkumham: Napi Provokator Kerusuhan Lapas Palopo Sudah Ditangkap

Sabtu, 14 Desember 2013 | 17:09 WIB
ES
WP
Penulis: Erwin C Sihombing | Editor: WBP
Menkumham Amir Syamsuddin membaca data remisi saat memberi keterangan pada wartawan di gedung Kemenkumham, Jakarta Selatan, Selasa (6/8). Kemenkumham memberi remisi Hari Raya Idul Fitri pada 54.396 orang narapidana.
Menkumham Amir Syamsuddin membaca data remisi saat memberi keterangan pada wartawan di gedung Kemenkumham, Jakarta Selatan, Selasa (6/8). Kemenkumham memberi remisi Hari Raya Idul Fitri pada 54.396 orang narapidana. (ANTARA FOTO/Fanny Octavianus)

Jakarta - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Amir Syamsuddin masih menunggu laporan lengkap insiden kerusuhan di lembaga pemasyarakatan (lapas) Palopo, Sulsel, yang terjadi pada pukul 10:15 WITA, siang ini hingga menyebabkan Kepala Lapas (Kalapas) Sri Pamudji luka berat.

Meski demikian, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan aparatur setempat dan menangkap napi yang menjjadi provokator.

"Mengenai Palopo detil kejadiannya masih saya tunggu," kata Menkumham Amir Syamsuddin seusai menghadiri acara peluncuran buku "No Wamen No Cry" karya Denny Indrayana, di Jakarta, Sabtu (14/12).

Amir mengaku belum menerima laporan awal mengenai kronoligis lengkap peristiwa tersebut. Namun, dirinya mendengar informasi kalau insiden kerusuhan Lapas Palopo akibat penyerangan Kalapas Sri Pamudji ketika menggelar inspeksi mendadak (sidak).

"Kemudian ada residivis yang berupaya melarikan diri. Ada dua korban tetapi tidak ada yang serius hanya ada pembakaran. Ini merugikan fasilitas negara," jelasnya.

Ditangkap
Dikatakan Menkumham, pihaknya telah melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan kerusuhan seperti, melakukan kordinasi dengan aparat dan pimpinan daerah setempat.

Pihaknya juga telah menangkap napi R yang diduga provokator dalam kerusuhan itu. "Tanpa bicara sekarang pun polisi dan TNI sudah sangat membantu dan seluruh napi, sudah kembali ke bloknya," ujarnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon