KPU Pastikan Tinta Pemilu Tidak Mudah Dihapus
Jumat, 24 Januari 2014 | 19:53 WIB
Jakarta - Kepala Biro Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU), Boradi mengatakan tinta sidik jari untuk pelaksanaan pemilu 2014 akan diuji oleh tenaga ahli farmasi untuk mengetahui tingkat keamanan dan daya tahannya pada jari pemilih
"Saat ini kami sudah menugaskan tenaga ahli farmasi untuk menguji hasil produksi tinta tersebut. Jadi setiap hasil produksi itu akan diuji laboratorium, apakah komposisi bahannya sesuai dengan spesifikasi kebutuhan yang ditetapkan KPU. Ada komponen bahan kimia yang digunakan untuk daya lekat di kulit kita, dan kandungan itu maksimal hanya empat persen karena kalau berlebihan bisa menimbulkan iritasi," ujarnya di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/1).
Dia juga mengatakan tinta sidik jari tersebut sudah mulai diproduksi dengan komponen tidak jauh berbeda dengan produksi tinta Pemilu 2009. Begitu proses pencampuran bahan-bahan kimia, maka tim penguji farmasi yang telah ditugaskan oleh KPU akan memeriksa kelayakan tinta tersebut.
Sementara daya tahan tinta, yang digunakan untuk menandai bahwa pemilih telah menggunakan hak pilihnya, dipastikan selama 24 jam. Selama satu hari, tinta yang sudah menempel di kulit jari tidak dapat hilang meskipun dicuci dengan sabun atau detergen.
Fungsinya tak lain adalah untuk menghindari ada pemilih yang mencoba berbuat curang dengan melakukan pencoblosan lebih dari satu kali.
Untuk diketahui, anggaran yang disiapkan KPU untuk produksi dan distribusi tinta sidik jari itu sebesar Rp 24 miliar dari total Rp 800 miliar pagu untuk pengadaan logistik Pemilu 2014.
Harga perkiraan sendiri (HPS) yang dihitung KPU untuk produksi tinta sebesar Rp 20,6 juta dengan harga penawaran Rp 16,2 miliar, sehingga dapat berhemat Rp 4,4 miliar.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




