Polisi Tembak Pencuri Mobil dengan Modus Ganti Kunci

Selasa, 18 Februari 2014 | 19:07 WIB
BM
YD
Penulis: Bayu Marhaenjati | Editor: YUD
M. Abdul Gofur, penadah, sedang mempraktikan cara menyalakan mobil curian
M. Abdul Gofur, penadah, sedang mempraktikan cara menyalakan mobil curian (BeritaSatu.com/Bayu Marhaenjati/Bayu Marhaenjati)

Jakarta - Sepak terjang, Mohammad Nurwanto alias MN (45), pencuri mobil dengan modus mengganti kunci, akhirnya terhenti. Aksi MN terhenti usai anggota Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, membekuknya di sekitar Perumahan Yasmin, Kota Bogor, Jawa Barat, akhir pekan lalu. Polisi terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas, karena melawan saat penangkapan.

Tak hanya Nurwanto, polisi juga menciduk penadah atas nama M. Abdul Gofur alias MAG (23). Hal itu, diungkapkan Juru Bicara Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya.

"Ada dua tersangka yang ditangkap, MN berperan sebagai pemetik dan MAG sebagai penadah," ujar Rikwanto, Selasa (18/2).

Dikatakan Rikwanto, Nurwanto merupakan spesialis pencuri kendaraan roda empat atau mobil dengan modus merusak pintu dan mengganti kunci mobil dengan kunci baru yang sudah disiapkan sebelumnya.

"Jadi kunci asli dicopot, diganti kunci baru (starter switch). Sasaran pelaku mobil pikap, Suzuki Carry atau mini bus, yang mudah dijual. Satu mobil dijual dengan harga antara Rp4 juta sampai Rp10 juta kepada para penadah," ungkapnya.

Ia melanjutkan, selain menangkap dua pelaku, polisi menyita satu unit mobil Suzuki Carry Futura B 1632 RX tahun 2004 warna merah, satu unit sepeda motor Honda Beat F 6857 CK yang dipakai untuk mencari sasaran dan satu buah starter switch.

"Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara," tandasnya.

Sementara itu, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Adex Yudiswan, menyampaikan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan terkait pencurian mobil milik Darmin, warga Jalan Raya Setu RT06 RW03, Setu, Cipayung, Jakarta Timur.

Selanjutnya, dilakukan penelusuran. Berdasarkan informasi yang didapat, ada sindikat Curanmor spesialis mobil jenis Suzuki Carry, di dekat Perumahan Yasmin, Bogor. Pada saat pengintaian, anggota melihat ada satu mobil Carry milik korban datang, sekitar pukul 05.00, Jumat (14/2) lalu.

"Kemudian, dilakukan penyergapan dan penangkapan terhadap tersangka," jelasnya.

Pada saat penangkapan, tambahnya, sebenarnya ada empat orang pelaku di dalam mobil. Satu tertangkap (Nurwanto) dan tiga lainnya DD, BB serta UD, berhasil melarikan diri.

"Karena berusaha melarikan diri, terpaksa tersangka (MN) kami tembak. Selanjutnya, kami tangkap penadahnya MAG," tegasnya.

Adex mengungkapkan, penggantian starter switch dalam kasus pencurian kendaraan merupakan modus baru.

"Ini modus baru, pakai starter switch. Biasanya menggunakan kunci letter T. Kalau pakai ini lebih cepat dibanding letter T. Tersangka mengaku baru enam kali melakukan pencurian. Namun, kami akan kembangkan lagi," jelasnya.

Pelaku, kata Adex, menjual mobil curian secara utuh atau dikanibal kepada penadah.

"Jadi ada yang dijual langsung satu mobil utuh dan ada dikanibal. Ini mobil yang dimiliki banyak orang di pinggiran Jakarta dan daerah. Orang butuh spare part-nya. Biasanya, kendaraan ini dipakai untuk angkot," tukasnya.

Saat ditanya wartawan, tersangka Nurwanto, mengaku hanya komplotannya yang menggunakan modus starter switch.

"Beli starter switch banyak di pasaran. Saya beli di Jakarta," jelasnya kepada wartawan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon