Olivia: Kami Pernah Diteror Seseorang Sebelum Video Itu Beredar

Senin, 24 Maret 2014 | 10:12 WIB
CF
B
Penulis: Chairul Fikri | Editor: B1
Olivia Zalianty.
Olivia Zalianty. (Antarafoto)

Jakarta - Heboh penyebaran video pelesir Olivia dan Marcella Zalianty bersama Aburizal Bakrie (ARB) ke Maladewa sempat membuat geger dunia politik. Bahkan, ARB menilai ini adalah kampanye hitam menjelang Pemilu 2014.

Olivia dengan tegas menyatakan bahwa kepergian mereka ke Maladewa bersama ARB itu tidak terkait perselingkuhan, namun urusan bisnis dan studi banding. Diakui pula oleh Olivia, sebelum beredarnya video tersebut, mereka sempat diteror seseorang yang meminta sejumlah uang, bila tak ingin videonya dengan ARB beredar. Hal tersebut diungkapkan Olivia saat menggelar jumpa pers di kawasan Senayan, Minggu (23/3) malam.

"Sebelumnya (video beredar) kami sempat diteror sejak dua bulan yang lalu, hingga ada yang minta nominal yang besar, tapi karena kita merasa hal yang aneh-aneh dalam video itu, ya kita cuekin saja," ungkap Olivia.

Meski tak mengetahui ada motif apa di balik teror tersebut, namun Olivia menyesalkan peredaran video yang membuat namanya tercoreng ini.

"Dengan adanya boneka yang kami peluk, juga Pak ARB peluk, memunculkan sesuatu yang negatif. Padahal video itu pernah beredar sebelumnya di beberapa infotainment, tapi enggak seheboh ini. Karena memang kami tak membuat hal yang aneh-aneh di sana," lanjutnya.

Pihak Olivia mensinyalir ada orang dekat yang tega membuat dan menyebarkan video tersebut.

"Saya rasa ada orang dekat yang sengaja menyebarkan hal itu, karena kamera yang dipakai saat pengambilan gambar adalah kamera kantor dan file-nya tersimpan rapi di sana. Saya tidak tahu kenapa bisa tersebar, karena kamera saya yang pegang. Orang itu yang simpan dan diedit sebagai dokumen. Saya enggak tahu kenapa video itu keluar dan saya cek file itu hilang. Memorinya hilang. Mungkin orang yang dekat, tapi saya tidak tahu siapa," lanjutnya.

Meski telah beredar dan menjadi heboh, Olivia tak lantas ambil keputusan untuk melaporkan penyebar videonya dengan ARB itu.

"Saya tidak mau fokus ke masalah ini. Saya hanya mau berkonsentrasi ke pekerjaan saya. Ngapain juga ke ranah hukum. Saya bukan orang politik, saya hanya pekerja seni dan olahragawan. Saya juga tahu bahwa politik itu kejam," tutur adik Marcella Zalianty itu.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon