Antam Dapat Suntikan Dana dari Eximbank US$ 160 juta
Jumat, 23 Mei 2014 | 13:42 WIB
Jakarta - PT Aneka Tambang (persero) Tbk bekerjasama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Indonesia Eximbank) terkait proyek perluasan pabrik feronikel di Pomalaa, Sulawesi Tenggara.
Penandatangan perjanjian fasilitas Kredit Investasi Ekspor (KIE) dilakukan oleh Direktur Utama Tato Miraza dan Direktur Pelaksana I Eximbank Dwi Wahyudi di kantor Antam, hari ini.
Tato mengatakan perjanjian fasilitas KIE yang disepakati sebesar US$ 160 juta yang diberikan dalam dua tahap. "Tahap pertama sebesar US$ 100 juta dan tahap kedua US$ 60 juta akan diambil bila nanti diperlukan," kata Tato dalam konpers di Jakarta, Jumat (23/05).
Tato menuturkan nilai proyek perluasan pabrik feronikel ini sebesar US$ 573 juta. Groundbreaking dimulai pada 7 Februari 2013 kemarin dan commisioning ditargetkan pada September 2015. Dia menyebut proyek ini juga didanai dari obligasi Antam yang diterbitkan akhir 2011 dengan nilai sebesar Rp 3 triliun.
"Tahun ini kami perlu US$ 240 juta dan kami dapatkan dari Eximbank. Sisanya dari cash kami sendiri atau pinjaman dengan nilai tidak besar," ujarnya.
Ditempat yang sama, Dwi menuturkan fasilitas KIE ini memiliki masa tenor mencapai 10 tahun dan grace period selama dua tahun serta masa repayment dengan balloon structure. Namun Dwi enggan menyebutkan besaran bunga yang diberikan. "Kami berikan special rate," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




