PPP dan Tim Prabowo-Hatta Merugi Jika Pertahankan SDA
Selasa, 3 Juni 2014 | 19:35 WIB
Jakarta - Bertahannya Suryadharma Ali (SDA) sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) diduga akan berdampak negatif bagi kondisi internal partai itu karena makin meruncingkan konflik di internal.
Pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Arie Sudjito, bila SDA tidak mundur dari jabatannya, maka kasus korupsi penyelenggaraan haji yang menjeratnya pasti menjadi beban berat bagi PPP.
"Sebaiknya memang SDA mundur dari Ketua Umum PPP supaya fokus dulu dalam proses hukum. Lalu PPP harus segera memillih plt ketua umum," kata Arie di Jakarta, Rabu (3/6).
Apalagi, lanjutnya, saat ini PPP juga menyokong Prabowo Subianto-Hatta Radjasa di pemilu presiden. Jelas posisi SDA sebagai tersangka korupsi akan mengganggu soliditas tim pemenangan.
"Kalau SDA tetap bertahan, pasti PPP akan pecah. Kalau mau menyelamatkan organisasi PPP, SDA ya harus mundur. Tunjukkan sebagai sikap tanggung jawab," ujarnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




