TNI Diminta Lebih Solid Hadapi Pilpres 2014

Senin, 9 Juni 2014 | 18:55 WIB
YS
FH
Penulis: Yeremia Sukoyo | Editor: FER
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kanan) didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyono (kedua kanan) dan jajarannya menjawab pertanyaan wartawan terkait kasus Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan netralitas TNI di Base Ops. Lanud Halim Perdanakusuma, Jaktim, Minggu (8/6).
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kanan) didampingi Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyono (kedua kanan) dan jajarannya menjawab pertanyaan wartawan terkait kasus Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan netralitas TNI di Base Ops. Lanud Halim Perdanakusuma, Jaktim, Minggu (8/6). (Antara/Muhammad Adimaja)

Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) diminta untuk dapat terus menjaga kesolidan menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014 mendatang. Dengan demikian, tidak akan menimbulkan kebingungan dan keresahan di masyarakat.

"TNI harus solid dalam menghadapi Pilpres. Jangan antar pimpinan di TNI malah terkesan tidak solid yang berujung publik menjadi bingung dan prajurit jadi bimbang," kata Pengamat Politik UPH Emrus Sihombing, Senin (9/6).

Dalam kesempatan tersebut Emrus berikan tanggapannya terkait kesan yang muncul di publik. Dimana tidak kompaknya antara Panglima TNI dan KASAD dalam menanggapi aksi Babinsa yang memihak salah satu pasangan.

Menurutnya, rezim ketidaknetralan TNI sudah berakhir sejalan dengan berakhirnya Orba. Oleh karena itu, aparat TNI yang paling tinggi hingga Babinsa harus netral dan taat terhadap UU dan perintah atasan.

"Di militer, perintah atasan sama dengan "konstitusi " yang tak tertulis yang harus ditaati dan dilakukan,bukan untuk diperbincangkan," katanya

Ditegaskan, apapun alasannya saat ini tetap tidak boleh dua matahari bersinar sekaligus di TNI.

"Antara KSAD dan Panglima TNI tidak boleh ada perbedaan dalam inplementasi tugas dan tanggung jawab kemiliteran. KASAD harus taat pada Panglima. Panglima taat pada Presiden. Kalau presiden katakan netral ya harus netral," ucapnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon