Jokowi-JK Janji Beri Perlindungan dan Rasa Aman bagi Rakyat

Kamis, 3 Juli 2014 | 09:05 WIB
NL
B
Penulis: Novy Lumanauw | Editor: B1
Calon presiden pasangan nomor urut dua, Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait kampanyenya di wilayah Jawa Barat dan isu-isu terkini jelang pelaksanaan pemilihan pemilu presiden di Cilegon, Jawa Barat, Selasa (1/7) malam. Calon presiden Joko Widodo meminta bantuan masyarakat di Cilegon, Banten untuk menepis isu kampanye hitam yang menyerangnya. Hal itu disampaikan Jokowi, saat berbuka puasa bersama para ulama, santri, dan warga  di Pondok Pesantren Al Khairiyah.
Calon presiden pasangan nomor urut dua, Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait kampanyenya di wilayah Jawa Barat dan isu-isu terkini jelang pelaksanaan pemilihan pemilu presiden di Cilegon, Jawa Barat, Selasa (1/7) malam. Calon presiden Joko Widodo meminta bantuan masyarakat di Cilegon, Banten untuk menepis isu kampanye hitam yang menyerangnya. Hal itu disampaikan Jokowi, saat berbuka puasa bersama para ulama, santri, dan warga di Pondok Pesantren Al Khairiyah. (Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao)

Bandung - Pasangan calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) - calon wakil presiden (cawapres) Jusuf Kalla berjanji bahwa negara akan hadir melindungi dan memberi rasa aman bagi seluruh rakyat Indonesia.

Itu merupakan salah satu program unggulan yang mereka janjikan saat berkampanye di Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/7).

Pasangan nomor urut dua itu berada di Bandung untuk memaparkan program-program kerja unggulan Jokowi-JK di hadapan wartawan media nasional dan asing di Hotel Holiday Inn, Bandung.

Maraknya kasus intoleransi yang terjadi belakangan ini membuat masyarakat apatis akan peran negara yang dinilai melakukan pembiaran.

Para aktivis dan pengamat hak asasi manusia (HAM) menilai semua kasus intoleransi dan anarkis yang belakangan ini terjadi dipicu karena absennya negara saat suatu kelompok masyarakat ekstrem melakukan kekerasan terhadap kelompok minoritas.

Selain itu, duet Jokowi-JK itu juga bertekad untuk membangun pemerintahan yang bersih, efektif, dan bebas korupsi.

Pola pembangunan yang akan diterapkan duet Jokowi-JK adalah membangun dari desa dan kawasan perbatasan. Duet Jokowi-JK juga akan mereformasi sistem pemerintahan dan penegakan hukum yang bebas korupsi.

Di sisi lain, Jokowi-JK akan meningkatkan kualitas hidup manusia, produktivitas dan daya saing rakyat Indonesia, serta mewujudkan kemandirian ekonomi di sektor strategis.

Revolusi karakter bangsa melalui pendidikan juga menjadi program unggulan Jokowi-JK, di samping memperteguh kebhinekaan dan restorasi sosial.

Sejumlah tokoh yang turut mendampingi Jokowi-JK yaitu Ketua Apindo Sofjan Wanandi, mantan Kepala BIN Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman, pengusaha nasional Arifin Panigoro, Sinta Kamdani Wijaya, dan Juru Bicara Jokowi-JK Anies Baswedan.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon