ESDM: Inovasi ITS Mampu Olah 3 Ton Feronikel per Hari
Jumat, 4 Juli 2014 | 15:31 WIB
Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memiliki inovasi dibidang pengolahan dan pemurnian mineral. Inovasi itu sudah dipakai sejumlah perusahaan pertambangan di Sulawesi Tenggara.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, R. Sukhyar mengatakan inovasi ini muncul setelah pemerintah mengeluarkan kebijakan pengolahan dan pemurnian mineral di dalam negeri. "Jadi kalau bangsa ini dicambuk dalam kondisi tertentu maka muncul ide-ide seperti itu," kata Sukhyar di Jakarta, Jumat (04/07).
Sukhyar menuturkan mesin pengolahan dan pemurnian itu merupakan produk lokal. Kapasitas produksinya mampu menggarap 3 ton feronikel per hari. Dia menyebut pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) berskala kecil telah menggunakan produk tersebut. "Sudah diaplikasikan di lapangan. Di sulawesi Tenggara untuk pertambangan feronikel," jelasnya.
Namun Sukhyar mengaku tidak tahu berapa harga mesin inovasi anak bangsa itu. Dia hanya menyebut inovasi ini menjadi jawaban bagi perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) dalam memenuhi amanat Undang-Undang Minerba. "Ini sangat bagus dikembangkan bagi IUP-IUP kecil," tuturnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




