Cuaca Mudik 2014 Diperkirakan Relatif Kondusif

Jumat, 18 Juli 2014 | 17:22 WIB
AR
YD
Penulis: Ari Supriyanti Rikin | Editor: YUD
Ilustrasi cuaca di Jakarta
Ilustrasi cuaca di Jakarta (Antara/Zabur Karuru)

Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca menjelang periode mudik Lebaran 2014 sepekan ke depan relatif kondusif. Hanya saja jalur laut perlu mewaspadai gelombang tinggi.

Kepala BMKG Andi Eka Sakya mengatakan ada tren pada bulan Juli masih kemarau dan prediksi Elnino lemah.

"Tapi kita lihat kondisi laut cukup hangat sehingga sangat kondusif memunculkan hujan. Dengan kombinasi ini, panas tidak terlalu panas dan hujan pun hanya ringan," katanya di Jakarta, Jumat (18/7).

Andi menambahkan selama periode mudik Lebaran 2014 kondisi cuaca di wilayah Jawa umumnya berawan berpotensi hujan ringan sampai sedang di Wilayah Jawa bagian Barat, Jawa Tengah bagian Selatan dan Jawa Timur Selatan antara siang/sore dan malam hari. Peluang terjadinya cuaca ekstrem pun sangat kecil.

Untuk wilayah Sumatera umumnya berawan dengan potensi hujan ringan-sedang di wilayah Sumatera Utara, Sumatera bagian Tengah dan Selatan dengan potensi hujan sedang-lebat di Pesisir barat Sumatera bagian Selatan.

Sedangkan untuk Bali dan Nusa Tenggara Umumnya cerah berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Bali dan sebagian Nusa Tenggara Barat.

"Untuk jalur laut, penyeberangan jarak pendek perlu waspada dengan tinggi gelombang 2,5-3 meter terutama Selat Sunda dan Selat Bali," ucap Andi.

Sementara itu patut diwaspadai gelombang laut dengan ketinggian lebih dari 3 meter. Gelombang tersebut terjadi di Laut Andaman, perairan Aceh, perairan Bengkulu, Pulau Enggano, Perairan bagian barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Banten dan Jawa Barat, Samudera Hindia Selatan Pulau Jawa, Laut Banda, perairan Kepulauan Babar dan Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Kai dan Kepulauan Aru dan Laut Arafura bagian Barat dan Tengah serta bagian Timur.

"Untuk jalur penerbangan pagi dan siang hari cerah berawan. Penerbangan sore untuk jalur Sumatera berpotensi banyak guncangan karena pertumbuhan Cumulonimbus," paparnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon