Rieke Berharap Tak Ada Oknum Manfaatkan Sidang MK

Selasa, 12 Agustus 2014 | 13:36 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1

Jakarta - Proses gugatan penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) atas Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK) sedang berlangsung. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Rieke Diah Pitaloka menyatakan dirinya memohon bantuan rakyat untuk mengawasi jalannya persidangan.

"Saya yakin MK tidak akan main-main seperti pada jaman kepemimpinan Akil Mochtar. Tapi harus ditegaskan bahwa keputusan yang dikeluarkan MK tidak boleh transaksional lagi," kata Rieke di Jakarta, Selasa (12/8).

"Jangan persoalan sengketa pilpres ini kembali dijadikan ajang cari duit oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab."

Rieke mengatakan putusan MK kali ini harus memperlihatkan posisi MK sebagai penegak Konstitusi. Putusan yang abai terhadap rasa keadilan publik dan transaksional, bukan hanya akan mencederai demokrasi, tapi bertendensi sebagai sebuah bentuk pengkhianatan terhadap Konstitusi.

Untuk mencegah praktik jual-beli di MK, seperti yang selama ini telah terbukti secara hukum, Rieke mengatakan dirinya berharap Komisi Yudisial dan KPK pun terlibat aktif memonitor semua proses persidangan.

"Termasuk mengawasi semua pertemuan di luar jadwal persidangan antara pihak terkait, pengacara, hakim, pegawai MK, maupun dengan penyelenggara pemilu," tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon