Ikatan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara Akan Dideklarasikan

Minggu, 23 November 2014 | 08:24 WIB
B
B
Penulis: BeritaSatu | Editor: B1
Hidayat Nur Wahid
Hidayat Nur Wahid (BeritaSatu.com/Markus Junianto Sihaloho)

Jakarta - Sejumlah tokoh agama Islam dari negara-negara di Asia Tenggara akan mendeklarasikan ikatan ulama dan dai sekaligus menyelenggarakan muktamar I di Depok, Jawa Barat, pada 28-29 November 2014.

"Diselenggarakannya deklarasi sekaligus muktamar I Ikatan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara ini untuk menegaskan eksistensi keteladanan ulama Islam serta sebagai wadah konsolidasi para ulama dan dai se-Asia Tenggara," kata Panitia Inisiator Konferensi Muhammad Zaitun Rasmin melalui siaran persnya yang diterima di Jakarta, Minggu (23/11).

Menurut dia, deklarasi dan muktamar I Ikatan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara ini akan dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan ulama dan da'i dari negara-negara ASEAN dan Timor Leste.

Deklarasi dan muktamar I Ikatan Ulama dan Dai se-Asia Tenggara ini menampilkan tema "Membangun Peradaban Asia Tenggara dengan Prinsip Moderat".

Dijadwalkan akan hadir tokoh-tokoh Islam dari birokrat dan penasihat yang akan memberikan sambutan, yakni Wakil Menteri Luar Negeri Malaysia Hamzah Zainuddin, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, tokoh Islam dari Thailand Ismail Luthfi, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amin, serta Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid, yang akan menjadi pembicara utama.

Zaitun menjelaskan, dasar pemikiran dan pertimbangan dideklarasikannya organisasi ini bahwa kehadiran ulama dan dai di tengah umat Islam sebagai referensi nyata masih terus berlangsung.

"Pada saat legitimasi umat Islam menurun terhadap ketokohan semu, maka nilai-nilai agama Islam hanya dianggap sebagai pemanis untuk sebuah kepentingan," katanya.

Ulama dan dai sebagai pendakwah yang menyerukan nilai-nilai kebenaran, kata dia, diharapkan dapat menjadi tokoh panutuan masyarakat muslim.

Ditambah dengan kekuatan ilmu pengetahuan dan integritas tinggi dari ulama dan dai, menurut dia, diharapkan dapat memberikan solusi kepada umat Islam dalam pencarian terhadap figur pemimpin ideal.

"Ilmu pengetahuan dan integritas tinggi diharapkan dapat menjadi keseimbangan dalam berperilaku," katanya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon