Boko Haram Culik 185 Orang, Bantai 32 Orang

Jumat, 19 Desember 2014 | 12:49 WIB
NW
B
Penulis: Natasia Christy Wahyuni | Editor: B1
Pemimpin militan Boko Haram Abubakar Shekau (tengah)  membantah telah sepakat untuk gencatan  senjata dan mengklaim pemerintah Nigeria telah berbohong.
Pemimpin militan Boko Haram Abubakar Shekau (tengah) membantah telah sepakat untuk gencatan senjata dan mengklaim pemerintah Nigeria telah berbohong. (AFP Photo/Boko Haram)

Nigeria - Pemberontak Boko Haram menculik setidaknya 185 perempuan dan anak-anak, serta membunuh 32 orang dalam sebuah serangan di timur laut Nigeria. Seorang laki-laki bersenjata di atas truk terbuka menyerang Desa Gumsuri, sebelah utara Chibok, dan menembak seorang laki-laki sebelum menggiring perempuan dan anak-anak, Minggu (14/12).

"Mereka mengumpulkan perempuan dan anak-anak, lalu membawa mereka ke dalam truk, setelah membakar sebagian besar desa dengan bom bensin," kata pejabat setempat, dalam sebuah wawancara, Kamis (18/12).

Berita tentang penculikan dan pembunuhan itu baru didapatkan selang empat hari setelah kejadian, karena minimnya komunikasi. Menara telekomunikasi di wilayah itu tidak berfungsi, karena serangan sebelumnya.

Para pejabat lokal sudah pindah setahun lalu untuk kabur dari serangan Boko Haram. Mereka belajar dari serangan penduduk sebelumnya, yang melarikan diri ke ibu kota negara bagian Borno, Maiduguri.

Para pemberontak menyerang desa dari dua arah dengan serbuan bertubi-tubi kepada penduduk. "Mereka menghancurkan hampir setengah desa dan membawa 185 perempuan, termasuk anak perempuan dan laki-laki," kata penduduk Gumsuri, Umar Ari.

Penduduk lainnya, Modu Kalli, mengatakan militan Boko Haram menembakkan senapan berat di desa dan menuangkan bensin ke rumah-rumah.

"Kami kehilangan semua dalam serangan itu. Saya lari tanpa apa-apa,kecuali pakaian ini," ujar Kalli.

Ratusan penduduk Gumsuri terus berdatangan ke Maiduguri. Mereka melarikan diri dari desa-desa dan kota untuk menghindari Boko Haram.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon