Tak Ada Biaya Beli Bensin, 4 Kapal Perintis Berhenti Beroperasi
Rabu, 14 Januari 2015 | 13:34 WIB
Batam - Empat kapal perintis, masing-masing KM Gunung Bintan, KM Terigas, KM Sabuk Nusantara 30 dan 39 yang biasa berlayar ke pulau-pulau di Provinsi Kepulauan Riau berhenti sementara, akibat tidak ada biaya untuk membeli bahan bakar.
"Masalah proses anggaran tahunan, karena BBM itu disubsidi pemerintah melalui Kementerian Perhubungan," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Muramis di Batam, Rabu (14/1).
Ia mengatakan, operasional seluruh kapal perintis yang melayari Kepri ditanggung Direktorat Perhubungan Laut. Sementara, biaya bahan bakarnya sedang proses lelang di Jakarta.
"Itu dilelang tiap tahun, dan belum selesai," ujarnya.
Pemprov Kepri berharap proses lelang pengadaan BBM untuk kapal perintis segera selesai, agar bisa segera melayani kebutuhan masyarakat.
Mengenai tidak adanya pelayaran ke Natuna pada awal tahun ini, ia mengatakan sebenarnya tidak masalah, karena Dinas Perhubungan memang melarang pelayaran ke arah Laut China Selatan.
"Pelayaran ke Natuna saat ini memang dilarang karena ombak tinggi," katanya.
Kapal Perintis yang boleh berlayar hanya KM Bukit Raya dan satu unit kapal lainnya yang menelusuri Pulau Tujuh sampai ke Pontianak.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




