PDIP: Tetap Dukung Jokowi-JK Kalaupun BG Tak Dilantik

Jumat, 6 Februari 2015 | 11:19 WIB
MS
B
Penulis: Markus Junianto Sihaloho | Editor: B1
Calon Kapolri Komisaris Jenderal Pol Budi Gunawan (tengah) mengangkat tangan bersama dengan anggota Komisi III DPR RI seusai mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, (14/1).
Calon Kapolri Komisaris Jenderal Pol Budi Gunawan (tengah) mengangkat tangan bersama dengan anggota Komisi III DPR RI seusai mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Rabu, (14/1). (Antara/M Agung Rajasa)

Jakarta - PDIP akan mendukung apapun keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait rencana pelantikan Komjen Budi Gunawan (BG). Kalaupun presiden tak melantik BG, PDIP pasti mendukung prerogatif presiden dan takkan pernah menarik dukungan politik sebagai pengusung Presiden Jokowi.

Hal itu ditegaskan Politikus Senior PDIP, Hendrawan Supratikno, yang juga anggota Fraksi PDIP, di Jakarta, Jumat (6/2).

"PDIP akan menghormati dan mendukung apapun keputusan presiden, karena itu prerogatif presiden. Tugas politik kami sebagai partai sudah selesai yakni mengusung salah satu calon yang dinilai berintegritas," kata Hendrawan.

Anjuran PDIP kepada presiden adalah agar mengambil keputusan sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku. Itu termasuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik dan DPR apabila tak melantik BG.

Terkait isu PDIP akan menarik dukungan bila BG tak dilantik, Hendrawan mengatakan hal itu tidak lah benar. Sebab mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) adalah sikap resmi partai yang harus dijalankan seluruh kader serta petugas partai.

"Dukungan kami sudah disampaikan di rakernas partai di Semarang. Itu keputusan rakernas. Isu-isu yang berkembang di dunia politik kita sering sarat dengan spekulasi," ujarnya.

Dia juga memastikan bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sangat profesional dan menghargai UU yang berlaku. Dipastikan tak benar bila ada spekulasi yang menyatakan Megawati menekan Presiden Jokowi agar melantik BG walau dilawan oleh LSM-LSM.

"Megawati tahu apa yang akan dilakukan dan apa yang menjadi wewenang presiden. Dan itu selalu diingatkan oleh beliau ke semua anggota dan kader PDIP," ujarnya.

"Kalaupun memberi saran, tidak ada salahnya Ibu Mega memberikan saran dan pertimbangan kepada Presiden Jokowi. Selanjutnya bagaimana, tergantung Bapak Jokowi," tambahnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon