45 Ribu Akun Facebook Jadi Korban Worm

Sabtu, 7 Januari 2012 | 20:12 WIB
QS
B
Penulis: Qonita Salsabila | Editor: B1
Facebook Perangi 600 Ribu Hacker
Facebook Perangi 600 Ribu Hacker (flickr)
Sejenis virus komputer telah mencuri 45 ribu password Facebook. Data tersebut diperoleh dari laboraturium milik perusahaan keamanan Seculert.

Data tersebut kebanyakan diambil dari akun Facebook di Inggris dan Prancis. Worm komputer (sejenis virus) tersebut dikenal dengan nama Ramnit. Seperti yang dikutip dari situs  bbc.co.uk, Facebook sedang mendalami kasus tersebut.

"Kami terkena serangan Ramnit yang mencuri surat mandat untuk masuk ke akun Facebook dan memindahkan tautan malicious ke list teman, sehingga malware menyebar luas," ujar peneliti dari perusahaan keamanan tersebut dalam blognya.

Agar wabah worm tidak menjadi hal yang mengerikan, jejaring sosial terbesar ini kemudian menawarkan imbalan besar untuk hacker,  mengingat jumlah data personal yang dicuri sangat besar.

"Seperti ditunjukkan oleh 45 ribu langganan Facebook, kekuatan virus jejaring sosial dapat dimanipulasi yang menyebabkan kerusakan parah pada individu maupun lembaga, jika berada dalam tangan yang jahil," kata Seculert.

Masih menurut Seculert, 800 ribu mesin sudah terkena Ramnit dari September hingga akhir Desember 2011. Hal tersebut menunjukkan, jika Ramnit sudah mulai 'beredar' sejak tahun lalu.

Microsoft's Malware Protection Center (MMPC) diuraikan Ramnit sebagai "keluarga malware multi komponen yang menular di Windows, yang dapat dikerjakan sebaik file HTML, pencurian informasi sensitif  seperti pencurian surat mandat FTP dan browser yang terbengkalai."

Bulan July 2011, Symatec melaporkan perkiraan jenis Ramnit sebanyak 17.3% dari penularan malware baru.

Untuk pengguna Facebook yang telah dihinggapi oleh worm, disarankan segera menggunakan software antivirus.

"Memang, belum tentu Anda diserang, sebab worm adalah pencuri password sehingga tidak akan mengumumkan sendiri," ujar Grahan Cluley, Konsultan Senior Keamanan Sophos.

Para ahli di Facebook menyimpulkan jika virus tersebut tidak berkembang di laman Facebook, melainkan dari mitra eksternal.

Mereka juga menyarankan supaya para pengguna Facebook tidak membuka tautan yang aneh atau mencurigakan dan melaporkannya jika menemui hal tersebut. Seperti yang dikutip dari situs bbc.co.uk, pengguna Facebook diharapkan bergabung dalam Facebook Security page sebagai salah satu cara untuk mendapatkan informasi keamanan dari serangan worm.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon