Psikolog: Fantasi Tak Terkontrol Berbahaya bagi Anak

Rabu, 4 Maret 2015 | 17:56 WIB
MP
B
Penulis: M. Nurhadi Pratomo | Editor: B1
Ilustrasi anak dan rangka dinosaurus.
Ilustrasi anak dan rangka dinosaurus. (Visualphotos)

Jakarta - Psikolog anak Kementerian Sosial (Kemsos), Avin Yusro, mengatakan, orangtua perlu mencermati perkembangan fantasi pada anak. Pasalnya, perkembangan fantasi yang tidak terkontrol akan mencelakakan anak-anak.

"Jika tidak dicermati dengan baik oleh orangtua, fantasi yang terlalu jauh dapat mencelakakan anak. Hal tersebut, terutama jika anak tidak dapat membedakan antara fantasi dengan realitas yang ada," kata Avin, dalam diskusi "Memahami dan Merespon Informasi Anak dalam Kasus Kekerasan Seksual", di Jakarta, Rabu (4/3).

Fantasi terlalu jauh, Lanjut Alvin, akan membuat anak menjadi tidak dipercaya. Selain itu, menurutnya, hal tersebut akan membuat anak-anak menjadi egosentris.

Alvin menjelaskan, fantasi berlebih ini biasa terjadi pada anak-anak usia 2-7 tahun. Mengacu pada teori Piaget, terkait empat tahap perkembangan anak, rentan usia tersebut merupakan tahap praoperasional.

"Beberapa ciri pada tahap ini di antaranya anak-anak yang mulai berpikir egosentris, sangat penuh daya khayal atau imajinatif, dan kerap menganalogikan benda mati dengan dirinya," jelas Avin.

Terkait penanganan anak pada tahapan tersebut, Alvin mengatakan, orangtua perlu melakukan beberapa hal. Pertama, orangtua perlu mengingatkan akan realitas yang ada. Hal ini penting untuk menyadarkan anak dari fantasi yang ia miliki.

Setelah itu, terkait sifat egosentris, menurut Avin, orangtua dapat mengarahkan anak untuk merasakan apa yang dirasakan orang lain. Ia menambahkan, pentingnya kemampuan orangtua khususnya ibu dalam mendengarkan keluhan maupun pertanyaan anak-anak.

"Ketika ibu tidak mendengarkan, maka anak akan nanya kepada orang lain. Jangan pernah abaikan apa yang ditanyakan pada anak," jelas Avin.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon