Astronom Temukan Galaksi Terbesar
Rabu, 11 Januari 2012 | 14:22 WIB
Menggunakan teleskop yang berlokasi di Atacama di kawasan pegunungan Chili, kalangan astronom berhasil menemukan galaksi terbesar di Alam Semesta.
Obyek yang baru ditemukan ternyata merupakan salah satu struktur paling stabil yang ada dalam tata surya.
Galaksi ini berjarak sekitar tujuh miliar tahun cahaya atau sekitar dua juta milyar kali massa Matahari. Oleh kalangan penemunya, cluster ini diberi nama "El Gordo" atau "Si Gemuk" dalam bahasa Spanyol.
Dalam ajang pertemuan American Astronomical Society yang ke 219, para astronom yang menemukan El Gordo menyatakan bahwa galaksi tersebut saat ini tengah menjalani penggabungan (merger) dan berkembang lebih besar. Kalangan astronom sendiri berharap dapat lebih memahami bagaimana mereka membentuk, tumbuh dan bertabrakan dengan satu sama lain.
Galaksi seperti El Gordo diperkirakan merupakan hasil dari superlatif banyak kosmik yang muncul dari peristiwa tabrakan satu sama lain dalam kecepatan tinggi di alam semesta.
"El Gordo berada pada jarak sekitar tujuh miliar tahun cahaya. Dalam hal ini, kita sedang melihat bahwa alam semesta hanya merupakan struktur yang saling membentuk pada tingkat yang berbeda," jelas Jack Hughes dari Rutgers University di New Jersey, AS kepada BBC News.
"Dengan melihat dan memahami sifat dari El Gordo, kita mampu memahami evolusi waktu pembentukan struktur alam semesta," tambahnya lagi.
Obyek yang baru ditemukan ternyata merupakan salah satu struktur paling stabil yang ada dalam tata surya.
Galaksi ini berjarak sekitar tujuh miliar tahun cahaya atau sekitar dua juta milyar kali massa Matahari. Oleh kalangan penemunya, cluster ini diberi nama "El Gordo" atau "Si Gemuk" dalam bahasa Spanyol.
Dalam ajang pertemuan American Astronomical Society yang ke 219, para astronom yang menemukan El Gordo menyatakan bahwa galaksi tersebut saat ini tengah menjalani penggabungan (merger) dan berkembang lebih besar. Kalangan astronom sendiri berharap dapat lebih memahami bagaimana mereka membentuk, tumbuh dan bertabrakan dengan satu sama lain.
Galaksi seperti El Gordo diperkirakan merupakan hasil dari superlatif banyak kosmik yang muncul dari peristiwa tabrakan satu sama lain dalam kecepatan tinggi di alam semesta.
"El Gordo berada pada jarak sekitar tujuh miliar tahun cahaya. Dalam hal ini, kita sedang melihat bahwa alam semesta hanya merupakan struktur yang saling membentuk pada tingkat yang berbeda," jelas Jack Hughes dari Rutgers University di New Jersey, AS kepada BBC News.
"Dengan melihat dan memahami sifat dari El Gordo, kita mampu memahami evolusi waktu pembentukan struktur alam semesta," tambahnya lagi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




